Manfaat Suplemen Immunomodulator dalam Memperkuat Daya Tahan Tubuh

    Raka Lestari - 11 Juli 2020 14:02 WIB
    Manfaat Suplemen Immunomodulator dalam Memperkuat Daya Tahan Tubuh
    Tubuh memang memerlukan tambahan suplemen dari luar. Salah satunya adalah suplemen immunomodulator. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang memang sangat penting di masa pandemi covid-19 seperti sekarang. Selain menjalankan protokol kesehatan, menjaga daya tahan tubuh agar tetap kuat merupakan cara yang tepat terutama di masa new normal dimana aktivitas sudah mulai kembali dilakukan.

    “Di era new normal, orang sudah mulai beraktivitas meskipun aktivitasnya dibatasi. Akan tetapi, aktivitas bekerja sudah berlangsung sehingga dibutuhkan daya tahan tubuh yang kuat,” ujar DR (Cand) dr. Inggrid Tania, M.Si, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dalam acara Diskusi Online Imboost, Kamis, 9 Juli 2020.

    Ia menambahkan bahwa tubuh memang memerlukan tambahan suplemen dari luar. Salah satunya adalah suplemen immunomodulator. “Immunomodulatro adalah zat atau substansi yang dapat memengaruhi sistem imun. Artinya, sistem tubuh diaktivtasi dan dimodulasi.

    Immunomodultor terbagi dua, yakni immunosupresan yang bersifat menekan dan immunostimulan yang meningkatkan respon imun,” kata dr. Inggrid.

    “Saya menganjurkan di masa new normal tetap perlu mengonsumsi suplemen immunomodulator. Immunomodulator bisa dari substansi yang natural atau substansi yang sintetik. Kalau ingin mendapatkan perlindungan imun yang maksimal, kita perlu mengonsumsi keduanya,” ujar dr. Inggrid.

    Immunomodulator yang natural contohnya adalah Echinacea.”Contoh yang sintetik itu misalnya vitamin C, vitamin D. Memang yang dari bahan alami akan lebih bagus karena lebih friendly dan diterima oleh tubuh kita. Sehingga kita berharap lebih mudah diserap oleh tubuh,” kata dr. Inggrid.

    Dr Inggrid juga menjelaskan bahwa immunomodulator yang bersifat immuno stimulan kuat atau imun booster kuat, bisa di konsumsi setiap harinya antara 8 minggu sampai 16 minggu.

    "Biasanya, jeda dua minggu sudah cukup. Setelah itu, kita bisa konsumsi kembali suplemen immunomodulator itu. Hal ini untuk menghindari kemungkinan timbulnya efek samping, seperti imuno supresan, dan sebagainya. Meskipun sebenarnya belum ada bukti-bukti kuat bisa memicu itu. Ini azas kehati-hatian saja," ujarnya.

    Konsumsi suplemen immunomodulator menjadi penting karena saat PSBB diperlonggar, banyak orang termasuk  OTG yang juga sama-sama beraktivitas. Orang dengan daya tahan yang lemah bisa tertular. Terkadang gejalanya tidak ringan, atau Bisa sedang hingga berat.

    "Justru saat ini, yang mengkhawatirkan itu yang OTG yang saat ini sedang banyak. Di sinilah pentingnya menjaga daya tahan tubuh secara optimal, di samping kita menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan, wajib pakai masker, dan sebagainya," tutup dr. Inggrid.



    (YDH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id