Beberapa Alasan Mengapa Buah dan Sayuran Harus Dicuci - Medcom

    Beberapa Alasan Mengapa Buah dan Sayuran Harus Dicuci

    Kumara Anggita - 21 Oktober 2019 12:10 WIB
    Beberapa Alasan Mengapa Buah dan Sayuran Harus Dicuci
    Buah dan sayuran yang ditanam secara konvensional maupun organik tetap menggunakan herbisida dan pestisida. (Foto: Pexels)
    Jakarta: Tidak mencuci buah dan sayuran sebelum memakannya, tak selalu membuat Anda mengalami hal buruk. Namun yang jelas, bisa mengurangi risiko Anda terkena masalah pencernaan yang berbahaya.

    Selada, melon, dan mentimun telah dikaitkan dengan wabah penyakit bawaan makanan. Penyakit bawaan itu disebabkan oleh E.coli dan Salmonella.

    Untuk menghindari hal ini terjadi, Anda dapat mengambil tindakan dengan membuat makanan Anda lebih aman untuk dikonsumsi. Seperti dengan mencuci serta menggosoknya dengan tepat dan pada waktu yang tepat.

    Berikut alasan mengapa Anda harus mencuci dan menggosok buah dan sayur Anda sebelum dimakan:

    -Banyak tangan

    Dilansir dari RD, ketika dipetik dari tanah atau dari semak, Anda dan petani bukan satu-satunya orang yang menyentuhnya.

    "Tidak hanya produk melewati perjalanan ke toko, tetapi juga dipegang banyak tangan ketika sampai di toko," kata Samantha Presicci, ketua ahli diet di Snap Kitchen.

    “Pikirkan ketika Anda memilih produk. Sebagian besar dari kita mengambil hasil panen, merasakannya, dan memastikan itu sudah matang, setelah semua, Anda dapat dengan cepat memilih buah yang sempurna dengan mengetahui apakah sudah matang atau belum," jelasnya.

    Pastinya sayuran dan buahan banyak bersentuhan dengan pembeli. Dan tidak ada cara untuk mengetahui apakah yang menyentuhnya itu sedang sakit. Belum lagi mereka belum mencuci tangan setelah menggunakan toilet.

    -Buah dan sayuran membawa bakteri berbahaya

    Bakteri dari perkebunan dapat bertahan hidup dalam transportasi dan penyimpanan. Ini bisa menyebabkan masalah bagi perut Anda.

    “Produk buah dan sayuran memiliki banyak potensi di mana ia dapat terkontaminasi, melalui proses transportasi, dari kotoran tanah, atau selama persiapan makanan. Terkadang produk kotor dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan. Kami telah melihat wabah sayuran baru-baru ini dengan E. coli, Salmonella, dan banyak lagi, ”kata Janette Nesheiwat, MD.

    "Ini dapat menyebabkan mual, muntah, diare, kram perut, dan demam, bersama dengan dehidrasi," lanjutnya.

    -Anda mungkin makan beberapa serangga

    Sebagian besar makanan segar ditanam di luar ruangan. Sehingga semua elemen alam dapat bersentuhan dengan makanan Anda.

    "Seringkali produk mengandung serangga kecil atau siput yang harus dibersihkan sebelum dimakan karena rasanya tidak enak," kata Elizabeth Girouard, pelatih kesehatan holistik.

    "Umumnya, asam lambung Anda akan menanganinya, tetapi mungkin ini dapat mengubah rasa  makanan Anda," lanjutnya.

    -Herbisida dan pestisida

    Buah dan sayuran yang ditanam secara konvensional maupun organik tetap menggunakan herbisida dan pestisida. Jenis yang digunakan bervariasi berdasarkan bagaimana petani menanamnya.

    Zat kimia ini dapat melekat pada kulit buah dan sayuran. Mencuci dan menggosoknya dengan tepat dapat menghilangkan sebagian zat yang menempel dan mencegahnya lewat di tubuh Anda.

    “Sebagian besar produk disemprot dengan herbisida dan pestisida untuk mengusir serangga. Beberapa residu pestisida yang tetap berada di luar produk dapat dihanyutkan dengan air, atau campuran air dan soda kue atau cuka,” kata Girouard.

    "Banyak pestisida bisa berbahaya jika tertelan dalam jumlah besar, jadi jika Anda mencucinya, bisa  membantu menghilangkan bahan kimia permukaan," lanjutnya.

    -Jamur

    Buah-buahan dan sayuran segar ditanam di tanah atau di semak-semak, atau pohon. Itu berarti mereka bersentuhan dengan tanah, pasir,  dan hal-hal alami lainnya yang mungkin tidak berbahaya. Tetapi tentu saja rasanya tidak enak bila sampai di mulut.

    “Meskipun beberapa dari kotoran ini tidak selalu berbahaya, ia membuat salad atau makanan Anda dengan rasa yang mengerikan dan kasar,” kata Girouard.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id