Ciri-ciri Orang Bermental Baja Menghadapi Stres

    Kumara Anggita - 28 Mei 2020 18:11 WIB
    Ciri-ciri Orang Bermental Baja Menghadapi Stres
    Ilustrasi-Pexels
    Jakarta: Stres adalah hal yang tak bisa dihindari. Meski demikian bisa kita kontrol agar dampaknya tidak destruktif.

    Orang yang bisa mengontrolnya dengan baik adalah mereka yang memiliki kekuatan mental yang kuat. Seperti apa itu, berikut di antaranya:

    Legowo dengan stres

    Sementara beberapa orang membuang waktu dan energi memikirkan hal-hal seperti, 'Saya tidak harus berurusan dengan ini'. Orang-orang yang kuat secara mental tahu bahwa kemunduran, masalah, dan kesulitan tidak bisa dihindari.

    Ketika situasi penuh tekanan muncul, mereka mencurahkan upaya mereka untuk melakukan apa yang mereka bisa untuk maju. Bahkan ketika mereka tidak dapat mengubah keadaan, mereka tahu bahwa mereka selalu dapat mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kehidupan mereka.

    Perspektif tepat

    Daripada berpikir bahwa ban kempes bisa menghancurkan hari mereka, orang yang kuat secara mental menyimpan ketidaknyamanan dalam perspektif yang tepat.

    Ketika tergoda untuk menghancurkan sebuah peristiwa kecil, seperti berpikir satu kesalahan dapat merusak seluruh karier mereka, merespons dengan membingkai ulang pesan yang mereka berikan pada diri sendiri, dan menolak untuk membiarkan monolog batin pesimistis untuk menguasai.

    Menjaga kesehatan fisik

    Orang yang kuat secara mental menyadari pentingnya menjaga tubuh mereka. Mereka menyadari bahwa tidak akan mampu melawan stres, jika mereka lelah dan kehabisan tenaga. Mereka berolahraga, banyak tidur, dan mempertahankan pola makan yang membuat mereka tetap sehat.

    Memilih keterampilan yang sehat

    Sementara beberapa orang beralih ke alkohol, junk food, atau kebiasaan buruk lainnya untuk membantu mereka terhindar dari stres, orang-orang yang kuat secara mental mengatasi rasa tidak nyaman dengan cara yang produktif.

    Mereka membiarkan diri mereka merasakan emosi yang tidak nyaman seperti kecemasan, ketakutan, dan kesedihan langsung. Mereka menggunakan kegiatan sehat, seperti jalan-jalan atau berpartisipasi dalam hobi, untuk mengatasi rasa sakit emosional.

    Aktivitas sosial dengan kesendirian

    Terkadang, dalam upaya menghindari masalah, orang mengisi jadwal mereka dengan kegiatan sosial. Yang lain menghadapi stres dengan menarik diri dari teman dan keluarga.

    Orang-orang yang kuat secara mental mencapai keseimbangan. Mereka mempertahankan kehidupan sosial yang sehat bahkan ketika mereka sedang stres, tetapi mereka juga menyediakan waktu untuk menyendiri dengan pikiran mereka.

    Mengakui pilihan

    Stres dapat menyebabkan orang merasa seperti korban dari keadaan buruk. Orang-orang yang kuat secara mental mengakui bahwa semua yang mereka lakukan, mulai dari saat mereka bangun hingga tidur, adalah sebuah pilihan.

    Orang-orang ini bersedia mengatakan tidak pada hal-hal yang tidak ingin mereka lakukan, dan mereka menerima tanggung jawab atas perilaku mereka.

    Mencari sisi indah dalam situasi

    Orang-orang yang kuat secara mental tidak selalu melihat dunia dengan warna yang indah. Mereka memiliki pandangan yang realistis.

    Mereka menyadari bahwa hal-hal baik dapat datang dari situasi yang membuat stres. Daripada membiarkan kesulitan untuk mengubah mereka menjadi orang yang pahit atau korban yang tidak berdaya. Mereka memilih untuk menggunakan keadaan yang penuh tekanan untuk menjadi lebih kuat dan lebih baik.

    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id