Tips Mempertahankan Berat Badan Setelah tak Lagi Diet

    Kumara Anggita - 03 Februari 2020 19:20 WIB
    Tips Mempertahankan Berat Badan Setelah tak Lagi Diet
    Ilustrasi-Unsplash
    Jakarta: Setelah mendapatkan tubuh ideal dan sehat dari program diet, banyak orang kembali ke gaya hidup yang lama. Hal ini membuat usaha yang telah dilakukan jadi sia-sia.

    Namun, ini bisa dihindari dengan menerapkan beberapa hal. Berikut tips mempertahankan berat badan setelah berhenti program diet oleh dr. Amanda Dianky selaku Medical Scientific PT Kalbe Farma Tbk:

    Buat alasan yang bagus

    Orang mengikuti program diet karena dimotivasi oleh sesuatu. Misalnya untuk menyenangkan orang lain, ikut-ikutan tren, atau biar pakaian-pakaian bagus terlihat di tubuh.

    Dokter Amanda menganjurkan agar Anda mendasari diet tersebut dengan alasan yang lebih kuat lagi, seperti demi kesehatan. Hal ini bisa membuat Anda jadi lebih konsisten dalam mempertahankan gaya hidup yang sehat.

    “Buat alasan yang benar misalnya aku ingin diet karena aku ingin sehat. Bayangkan biaya yang keluar berapa kalau sakit. Atau untuk ibu-ibu kalau punya anak bisa berpikir siapa yang jagain kalau ibunya terjadi sesuatu. Atau untuk yang single, nanti merepotkan keluarga, kerabat, dan lain-lain,” ujar dr Amanda di Jakarta, Senin, 3 Februari 2019.

    Re-engage

    Re-engage dilakukan melalui dorongan dari orang-orang, kontrol dari diri sendiri, dan mencari banyak informasi. Dukungan didapatkan dari orang yang sejalan dengan tujuan Anda yang ingin memliki hidup yang sehat. Anda bisa masuk ke komunitas tertentu agar terus diingatkan untuk menjaga komitmen yang telah dibuat.

    “Selesai program bisanya balas dendam. Makan apapun. Carilah support. Join community,” ungkapnya.

    Tips Mempertahankan Berat Badan Setelah tak Lagi Diet
    dr. Amanda Dianky selaku Medical Scientific PT Kalbe Farma Tbk. (Foto: Kumara/Medcom.id)

    Selain itu, dr. Amanda melanjutkan bahwa Anda juga bisa juga men-download aplikasi-aplikasi yang relevan dengan diet Anda. Aplikasi yang bisa melihat seberapa banyak kalori yang Anda konsumsi dan kalori yang keluar. Ini digunakan untuk memgontrol diri sendiri.

    Jangan lupa juga untuk terus memperkaya diri dengan informasi-informasi yang berkaitan dengan diet yang sehat. Pengetahuan tersebut bisa terus memotivasi Anda untuk tetap mempertahankan gaya hidup sehat.

    “Follow akun-akun yang memaparkan diet-diet sehat,” jelasnya.

    Konsultasi

    Setelah program diet berhasil, banyak orang berhenti berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Hal ini bisa buat Anda kembali ke kehidupan yang lama.

    “Konsultasi ke dokter atau ahli gizi. Ini penting karena menurut Jurnal, orang yang lakukan diet dan tetap dikontrol sama dokter cenderung berat badannya terus rendah. Tapi kalau tak ada visiting cenderung naik. Penelitian ini dilakukan pada 2.500 orang,” ungkap dr. Amanda.

    “Buatlah diri anda tetap terkoneksi dengan ahli gizi atau dokter,” ungkapnya.

    Fokus pada perkembangan Anda

    Anda harus menyadari hasil baik dari program diet yang Anda terapkan. Jangan saat sudah mendapatkan tubuh yang ideal, Anda langsung tak ada motivasi lagi. Lihatlah apa yang terjadi pada tubuh Anda ketika gaya hidup sehat telah diterapkan.

    “Banyak orang berpikir bahwa untuk apa diet lagi nanti berat badan naik lagi. Lalu Anda menyerah. Jangan lihat timbangan saja. Lihat progresnya. Bandingkan sebelum program dan sekarang (kesehatan). Jangan balik lagi. Karena semua kesehatan bukan hanya dari berat badan harus holistik,” jelasnya.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id