Mengapa Ada Orang yang Susah Menaikan Berat Badan?

    Kumara Anggita - 04 Februari 2020 15:05 WIB
    Mengapa Ada Orang yang Susah Menaikan Berat Badan?
    Ada orang yang makan sedikit saja berat badannya langsung naik, ada pula yang sudah makan banyak berat badannya tidak naik-naik. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Ada orang yang makan sedikit saja berat badannya langsung naik, ada pula yang sudah makan banyak berat badannya tidak naik-naik. Hal ini seringkali buat frustasi dan buat orang yang sedang menjalankan program dietnya menyerah di tengah jalan. 

    Dokter Amanda Dianky selaku Medical Scientific PT Kalbe Farma Tbk menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena peran dari bawaan genetik. Orang yang susah berat badannya naik memiliki metabolisme yang membuat tubuhnya mudah dan cepat membakar kalori. 

    “Itu pengaruh dari genetik. Jadi ada beberapa pemeriksaan genetik. Pada orang tertentu pembakaran kalorinya banyak. Misalnya pada saat tidur kita tuh bakar kalori tapi tak semua orang banyak kebakar kalorinya. Ada yang banyak banget, ada yang biasa saja, dan ada yang sedikit. Yang sedikit itu gampang jadi gemuk. Yang bakarnya banyak  otomatis terus menerus,” ujarnya.

    Dokter Amanda menyarankan orang dengan metabolisme seperti ini untuk makan sebelum tidur bila tujuan dietnya adalah untuk menurunkan berat badan. “Karena itu saya sarankan, kalau punya gen seperti itu, coba konsumsi makanan berat sebelum tidur malam. Naik tidak,” ungkapnya. 

    Karena itu, ada baiknya Anda berkonsultasi dulu ke dokter atau ahli gizi, sebelum Anda melakukan program diet. Diet Anda akan jadi lebih efektif.

    Diet perlu dilakukan semua orang

    Diet perlu dilakukan setiap orang baik untuk orang yang bertubuh sedang, gemuk atau kurus. Karena hal ini ditujukan untuk menjaga kesehatan tubuh.

    “Arti kata diet sebenarnya makanan. Apakah orang kurus perlu diet? iya perlu diet sehat. Perlu konsumsi makanan yang memiliki benefit buat dirinya. Diet bukan hanya berarti untuk menguruskan badan tapi diet sehat untuk menjaga kondisi yang sekarang,” ujarnya. 

    Menurutnya diet yang baik adalah diet yang tetap mengedepankan kebutuhan gizi. Kekurangan satu komponen gizi dapat memengaruhi metabolisme yang memberikan kerugian lebih besar untuk tubuh Anda. 

    “Diet yang sehat adalah yang tetap makan lima komponen makanan karbo, protein hewani, nabati, sayur, buah harus tetap dimakan. Jangan ada satu golongan tertentu dihilangkan. Misalnya no karbohidat. Itu yang bikin kacau metabolisme dan sampai akhirnya mempengaruhi siklus dari hormon,” ujarnya. 

    Karena itu, pastikan motivasi Anda melakukan ini adalah untuk memiliki tubuh yang sehat. Dengan seperti itu diet Anda bisa berjalan secara konsisten.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id