Saat Tubuh Absen Bercinta

    Raka Lestari - 09 April 2019 18:07 WIB
    Saat Tubuh Absen Bercinta
    Berikut ini adalah beberapa dampak pada tubuh Anda ketika berhenti melakukan hubungan seksual. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Ada perubahan saat hubungan seksual berkurang atau sama sekali berhenti. Sari Cooper, LCSW, terapis seks bersertifikat mengatakan tanpa frekuensi hubungan seksual yang teratur seiring bertambahnya usia, dinding vagina Anda menipis.


    Jakarta:
    Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan intensitas Anda melakukan hubungan seksual berkurang atau bahkan berhenti sama sekali. Meskipun memang berhenti melakukan hubungan seksual tidak akan memiliki efek yang bertahan lama pada kesehatan Anda secara keseluruhan, tetapi Anda masih akan mengalami beberapa perubahan tidak terduga pada tubuh Anda.

    Dilansir dari Reader's Digest, berikut ini adalah beberapa dampak pada tubuh Anda ketika berhenti melakukan hubungan seksual:

    1. Anda mungkin merasakan perubahan pada libido Anda

    Seks dapat membantu Anda meningkatkan suasana hati. Bahkan melakukan hubungan seks sekali seminggu dapat membuat umur Anda lebih panjang.

    "Untuk beberapa orang yang menahan diri dari seks, mereka mulai merasa lebih lesu, dengan vitalitas yang lebih rendah dan keinginan untuk seks yang rendah," kata Sari Cooper, LCSW, terapis seks bersertifikat.

    (Baca juga: Ini yang Terjadi Pada Organ Intim Wanita Saat Bercinta)

    Saat Tubuh Absen Bercinta
    (Ada perubahan saat hubungan seksual berkurang atau sama sekali berhenti. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

    2. Vagina Anda mungkin akan melemah

    "Tanpa frekuensi hubungan seksual yang teratur seiring bertambahnya usia, dinding vagina Anda menipis dan dapat menyebabkan hubungan seks yang menyakitkan ketika Anda akhirnya kembali melakukan hubungan seks lagi," kata Cooper.

    "Wanita yang lebih tua yang tidak melakukan hubungan intim lebih cenderung mengalami penipisan dan pengeringan jaringan," kata Lauren Streicher, MD.

    3. Meningkatnya stres

    "Orang yang tidak stres cenderung melakukan lebih banyak seks, tetapi sekali lagi ini adalah hubungan, bukan sebab dan akibat," kata Dr Streicher. Maksudnya adalah, jika seks adalah penghilang stres bagi Anda, tidak melakukan seks maka dapat meningkatkan tingkat stres Anda.

    4. Kram saat menstruasi yang lebih buruk

    Seks dapat membantu Anda mengurangi kram selama menstruasi. Menurut Dr Streicher, "Rahim adalah otot dan umumnya wanita akan mengalami kontraksi rahim ketika mereka orgasme, yang akan menyebabkan darah dikeluarkan lebih cepat, yang pada gilirannya akan mengurangi kram menstruasi," jelasnya. "Selain itu, mungkin ada peningkatan endorfin yang juga akan membantu mengatasi kram menstruasi."

    5. Menurunkan tingkat intelegensi

    Sebuah studi dari University of Maryland menemukan bahwa berhubungan seks meningkatkan fungsi otak mereka dan pertumbuhan sel-sel otak. Meskipun memang masih diperlukan banyak penelitian untuk memastikan hal tersebut. "Penelitian tersebut terlihat cukup menarik, meskipun memang masih membutuhkan penelitian lebih lanjut," ujar Dr Streicher.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id