Waspada, Kelelahan Bekerja Tingkatkan Risiko Celaka

Anggi Tondi Martaon - 13 November 2018 06:22 wib
Tubuh yang lelah akan menurunkan daya pikir dan konsentrasi
Tubuh yang lelah akan menurunkan daya pikir dan konsentrasi (Foto:Shutterstock)

Jakarta: Kelelahan dalam bekerja tak bisa dianggap remeh. Tubuh yang lelah akan menurunkan daya pikir dan konsentrasi. Kondisi ini berisiko menimbulkan kecelakaan kerja.

Dalam sebuah laporan berjudul Fatigue in Safety-Critical Industries: Impact, Risks and Recommendations, yang dirilis the National Safety Council (NSC) menyebutkan sebanyak 69 persen karyawan mengalami kelelahan bekerja. Hasil laporan tersebut berdasarkan survei yang dilakukan di beberapa perusahaan dan karyawan.

Masih dalam laporan tersebut disebutkan bahwa 90 persen karyawan merasakan kelelahan akibat pola kerja pada organisasi mereka, dengan mengamati insiden keselamatan yang terjadi pada karyawan yang lelah dan penurunan produktivitas. Sebanyak 72 persen pekerja lainnya menganggap kelelahan berpotensi membahayakan keselamatan mereka dalam bekerja.

"Kami telah melihat dampak kelelahan di tempat kerja kami untuk waktu yang lama. Hal itu sangat menjadi masalah, betapa terpengaruhnya industri yang sensitif terhadap keselamatan kami,” kata Emily Whitcomb, Senior Program Manager of Fatigue Initiatives di NSC, dikutip Cos-Mag.

“Ketika Anda lelah, Anda berisiko meninggal karena keselamatan bekerja terancam. Kami mendesak pengusaha untuk mengatasi risiko kelelahan di tempat kerja mereka sehingga semua karyawan bisa sehat dan aman,” kata Emily.

Kelelahan menjadi ancaman di semua tempat bekerja. Jika tidak disikapi dengan serius, kelelahan bisa menjadi bencana. Hal ini bisa bermula dari kesalahan-kesalan kecil yang tidak terduga.

"Misalnya, kesalahan di lokasi konstruksi, di sekitar area penggalian saluran gas, atau di belakang kemudi truk-truk besar. Satu kesalahan kecil saja bisa menyebabkan cedera atau bahkan kematian," katanya.

Laporan tersebut juga memaparkan bahwa 97 persen pekerja di industri transportasi merasakan dampak kelelahan, 100 persen pekerja konstruksi melaporkan memiliki satu faktor risiko akibat kelelahan, dan 46 persen pekerja konstruksi mengatakan mereka bekerja berjam-jam dalam risiko tinggi.

Melihat risiko yang mengancam kesehatan, kelelahan tak bisa diabaikan. Bila Anda termasuk orang yang sering merasa lelah, sebaiknya segera bertindak untuk mengatasinya. Misalnya, dengan berkonsultasi ke dokter dan mulai menganut gaya hidup sehat.

Gaya hidup sehat di antaranya dengan cukup tidur, rutin berolahraga, kurangi stres, dan cukupi kebutuhan tubuh akan nutrisi. Dalam memenuhi nutrisi harian, Anda mesti mengonsumsi berbagai jenis makanan yang kaya akan serat, protein, kalsium, dan vitamin, sehingga produktivitas pun dapat meningkat.

Dalam memenuhi nutrisi harian, Anda bisa minum Entrasol yang mengandung Omega 3 dan 6 dalam jumlah seimbang sehingga baik untuk menjaga kesehatan jantung dan sendi.

Selain itu, Entrasol juga mengandung P-Bone (High Calcium, High Vit D dan Magnesium) kombinasi sinergis vitamin dan mineral untuk menjaga kepadatan tulang, kandungan 10 vitamin dan 7 mineral, serta Hytolive (ekstrak buah zaitun) untuk memperlambat proses penuaan dini dengan melindungi sel-sel dari oksidasi berlebih dan membantu menjaga kesehatan kulit.

Zaitun pun bermanfaat sebagai antioksidan alami untuk menangkal radikal bebas dan mencegah penyakit jantung koroner, serta anti-inflmasi yang dapat membantu mengatasi nyeri pada radang sendi atau artritis.


(ROS)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.