AKCDI 2019, Wujud Peduli Penelitian Kesehatan

    Anggi Tondi Martaon - 13 November 2019 14:51 WIB
    AKCDI 2019, Wujud Peduli Penelitian Kesehatan
    Anugerah Karya Cipta Dokter Indonesia (AKCDI) 2019 diselenggarakan oleh Kalbe dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) (Foto:Shutterstock)
    Jakarta: Anugerah Karya Cipta Dokter Indonesia (AKCDI) 2019 usai digelar. Ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu untuk mengapresiasi dokter yang telah menghasilkan karya ilmiah dalam bidang kesehatan.

    Direktur PT Kalbe Farma Bujung Nugroho mengatakan, AKCDI 2019 merupakan komitmen Kalbe berkontribusi terhadap penelitian di Indonesia, terutama sektor kesehatan.

    "Melalui kerja sama dengan IDI dalam penyelenggaraan AKCDI, Kalbe ingin memberikan apresiasi kepada dokter Indonesia yang telah mendedikasikan diri bagi kemajuan penelitian di Indonesia," kata Bujung, dalam keterangan tertulis, Rabu, 13 November 2019.

    Ketua Umum Pengurus IDI Daeng M Faqih menyebutkan AKCDI merupakan kegiatan pertama yang diselenggaraan IDI dan Kalbe. Pihaknya merasa terbantu dengan kontribusi Kalbe.

    "Kami menyadari bahwa kita tidak bisa melakukan sendiri, harus berkolaborasi. Termasuk salah satunya bekerja sama dengan Kalbe," kata Faqih.

    AKCDI mengharuskan para dokter mendaftarkan hasil penelitian. Penelitian yang diajukan mesti berdampak positif bagi kesehatan atau teknologi kesehatan.

    Setelah melalui seleksi dan penilaian, tim juri menetapkan 10 pemenang AKDCI 2019, sebagai berikut.

    1. Achmad Hudoyo

    Inovasi Metode Deteksi Kanker Paru Non-Invasif Menggunakan Balon Karet sebagai Penampung Napas-Hembusan Terkondensasi, Berbasis Pemeriksaan Metilasi DNA dengan Methylation-Specific PCR dan Analisi Senyawa Organi dengan Gas Chromatography Mass Spectrometry.

    2. Arif Rahman Nurdianto

    The Relationship of Hemoglobin, Interleukin-10 and Tumor Necrosis Factor Alpha Levels In Asymptomatic Malaria Patients in Trenggalek, Jawa Timur, Indonesia.

    3. Astari Pranindya

    Nilai Rasio Neutrofil-Limfosit (RNL) Darah dan Kadar Protein C-Reaktif (CRP) Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik pada Kondisi Eksaserbasi dan Stabil di RS Persahabatan.

    4. Budi Wiweko

    Survival of Isolated Humasnan Pre-Antral Follicles After Vitrification: Anayses of Morphology and The Expression of Fasl and Caspase-3 Mrna.

    5. Ery Hermawati

    Chlorogenic Acid Ameliorates Memory Loss and Hippocampal Cell Death After Transient Global Ischemia.

    6. Rina Diana

    Efektivitas Sekosom Media Tekondisi Sel Punca Mesenkimal Wharton's Jelly Terhadap Penyembuhan Luka secara In Vitro.

    7. Rizaldy Pinzon

    Complications as Poor Prognostic Factors in Patients With Hemorrhagic Stroke: A Hospoutal-based Stroke Registry.

    8. Rudi Chandra

    Immunohistochemistry Expresions of Vitamin D Receptor Associated With Severity of Desease in Psoriasis Patiens.

    9. Septelia Inawati

    Menyibak Tabir Sel Punca Kanker untuk Target Deteksi dan terapi Kanker.

    10. Umar Zein

    Identifikasi Daerah Endemik Infeksi Cacing Pita Taenia Asiatica Simalungun dan Morfologinya di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

    Masing-masing pemenang mendapatkan penghargaan dan hadiah Rp20 juta. Hadiah diserahkan pada peringatan Hari Dokter Nasional ke-69, 24 Oktober 2019.

    Sebelumnya, Kalbe juga pernah berkontribusi memberikan dana penelitian di Indonesia melalui program Ristekdikti-Kalbe Science Award. Bantuan diberikan kepada penelitian yang memiliki kesiapan untuk dikomersilkan sehingga hasil penelitian bisa dinikmati masyarakat.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id