Penyebab Sering Buang Angin saat Olahraga

    Anda Nurlaila - 23 Agustus 2019 16:21 WIB
    Penyebab Sering Buang Angin saat Olahraga
    Saat latihan aerobik, gerakan melenting seperti berlari dan lompat tali, organ-organ internal kita berdesakan naik dan turun dan dari sisi ke sisi. (Foto: William Choquette/Pexels)
    Buang angin tidak semuanya datang karena perut kembung. Bahkan beberapa alasan mengatakan buang angin bisa terjadi saat berolahraga.

    Jakarta: Saat melakukan sit up atau gerakan yoga, Anda tiba-tiba buang angin, atau bahkan menciumnya. Seringkali kejadian ini memalukan dan Anda mempercepat sesi latihan.

    Buang angin tidak sepenuhnya dari perut kembung. Ahli gastroenterologi dan kebugaran menjelaskan beberapa alasan mengapa kita cenderung lebih sering buang gas saat olahraga. Para ahli juga memberi beberapa tips yang dapat membantu kondisi ini.

    -Gerakan tubuh 

    "Sesuai dengan hukum fisika, setiap gerakan latihan yang melibatkan pembengkokan fisik atau puntiran dapat menyebabkan udara di saluran pencernaan kita benar-benar terdorong keluar," ungkap Direktur Institut Gastroenterologi California Selatan, Peyton Berookim kepada Health.

    Teori ini termasuk pilates, bersepeda, yoga, dan latihan berat badan yang secara fisik menekan usus. Banyak atlet menggunakan manuver Valsava, cara bernapas yang dianggap membantu mengangkat lebih banyak berat badan. Tetapi jika udara tidak sepenuhnya diembuskan melalui mulut maka akan keluar di ujung lainnya.

    "Cara bernapas ini paling umum dalam latihan yang melibatkan mendorong, berayun, dan berjongkok. Sehingga powerlifter dan atlet angkat besi Olimpiade mungkin lebih banyak mengeluarkan gas. Hal yang sama berlaku untuk orang yang melakukan CrossFit," katanya.

    Saat latihan aerobik, gerakan melenting seperti berlari dan lompat tali, organ-organ internal kita berdesakan naik dan turun dan dari sisi ke sisi. Berolahraga dapat mempercepat proses pencernaan alami, menyebabkan gas yang dihasilkan di saluran GI kita menggelembung dengan laju yang lebih cepat. Hal ini menyebabkan kondisi pencernaan terkait olahraga lainnya yakni diare yang ditakuti pelari.

    -Pernapasan

    Pernapasan yang tidak efisien saat berolahraga membuat Anda kembung. Ahli fisiologi olahraga Jim White, pemilik Jim White Fitness & Nutrition Studios di Virginia mengatakan bernapas cepat memaksa udara berlebih ke dalam lambung, usus, dan kemudian mengeluarkannya.

    Di sisi lain, ucap White, bernapas melalui hidung dan keluar melalui mulut akan membatasi jumlah udara yang terperangkap di saluran GI Anda. Sehingga akan membatasi keinginan buang gas.

    -Makanan

    Makanan berserat tinggi menghasilkan banyak gas, seperti bawang, sayur-sayuran, kubis Brussel, dan kacang-kacangan. White menambahkan bahwa gandum dan biji-bijian utuh, minuman berkarbonasi, dan alkohol gula meimbulkan gas pada perut. Mengonsumsi makanan ini beberapa jam sebelum ke pusat latihan meningkatkan risiko Anda mengalami perut kembung dan sering kentut saat olahraga.

    Jadi, White menyarankan untuk makan pisang dan selai kacang satu jam sebelum berolahraga. Namun, pencernaan tiap orang berbeda, lakukan percobaan terbaik bagi Anda. Sebagian orang mungkin akan mengalami gas lebih banyak saat makan pisang dan lebih baik mengonsumsi oatmeal atau roti dengan selai kacang.

    -Minum

    Saat minum, Anda dapat menghirup udara ke saluran pencernaan yang akan dilepaskan melalui mulut atau anus. Ahli gizi di Pusat Kesehatan Metabolik dan Penurunan Berat Badan Bedah di Northwestern Medicine Delnor Hospital di Jenewa Audra Wilson menyarankan, alih-alih minum sebanyak-banyaknya, lebih baik menyeruput air sepanjang saat di gym.

    -Cara mengatasinya

    Bagaimana jika Anda merasa ingin buang air saat melakukan gerakan olahraga? Hal ini tergantung kenyamanan masing-masing. Menahan kentut kemungkinan akan membuat Anda merasa tidak nyaman dan kembung.

    Jadi, jika merasa kembung dan tidak ada orang di sekitar Anda, sebaiknya lepaskan. Jika berada di ruangan yang ramai, segera menjauh dan buang gas di tempat yang lebih pribadi.

    Intinya: semua orang kentut, terutama di gym. Namun jika Anda mengalami kembung dan sakit perut secara teratur yang mengganggu kualitas olahraga, hubungi dokter. Pemeriksaan bisa menjelaskan jika Anda memiliki masalah pencernaan lebih serius.

    (FIR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id