Anak Bau Tangan, Mitos atau Fakta?

    Raka Lestari - 31 Juli 2020 08:03 WIB
    Anak Bau Tangan, Mitos atau Fakta?
    Ilustrasi-Freepik
    Jakarta: Salah satu mitos yang cukup sering didengar adalah anak yang bau tangan. Biasanya bayi yang bau tangan ini akan menangis jika tidak digendong, terutama oleh orang tuanya. Namun sebenarnya, apakah ada alasan mengapa bayi mengalami bau tangan?

    “Anak yang bau tangan itu sebenarnya mitos. Biasanya orang mengatakan kalau anak yang bau tangan sebaiknya tidak digendong. Hal tersebut justru salah, kalau anak nangis ya harus langsung digendong,” ujar Rayi Tanjung Sari, M.Psi, Psikolog anak, dalam acara Webinar Media bertema “Peran Probiotik Di 1000 Hari Pertama Kehidupan”.

    Rayi menambahkan bahwa dengan menggendong anak ketika nangis, anak dapat belajar bahwa orang tua atau pengasuh mereka responsif. Kalau anak didiamkan, justru mereka akan berpikir bahwa lingkungannya tidak bisa menolong pada saat dia merasa tidak nyaman atau ada bahaya.
    Padahal kan cara berkomunikasi anak hanya dengan cara menangis.

    “Ketika anak menangis, lalu orang tua langsung memberikan respons dengan mengeendong misalnya maka itu dapat membangun kelekatan antara orang tua dengan anak. Ini karena pada usia 0 – 18 bulan, anak memang sedang mengembangkan tahap trust dan mistrust,” kata Rayi.

    Menurut Rayi, pada tahapan ini anak mulai berinteraksi. Mereka juga mulai menumbuhkan rasa percaya ketika orang tua mereka responsif terhadap kebutuhan-kebutuhan mereka tersebut, dan akan terbangun rasa trust.

    “Dengan begitu, anak akan percaya bahwa dunia di sekitar mereka adalah dunia yang baik,” katanya.

    “Dengan begitu, anak bisa tumbuh dengan baik. Jika orang tua atau pengasuh tidak memberikan respon ketika mereka nangis maka akan tumbuh rasa tidak percaya. Hal ini akan berdampak negatif pada masa kehdiupan mereka di masa mendatang,” tutup Rayi.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id