Cara Mengatasi Insomnia selama Hamil

    Raka Lestari - 01 Juni 2020 18:10 WIB
    Cara Mengatasi Insomnia selama Hamil
    Ilustrasi-Unsplash
    Jakarta: Insomnia dapat terjadi pada wanita hamil. Namun pada umunya sering terjadi pada usia kehamilan yang memasuki trimester ketiga.

    Sebuah studi pada 2017 yang dipublikasikan dalam European Journal of Obstetrics & Gynecology and Reproductive Biology menemukan bahwa, sekitar 60 persen wanita mengalami insomnia pada trimester ketiga.

    “Bagi sebagian wanita insomnia mungkin meningkat pada trimester ketiga karena meningkatnya kesulitan untuk menemukan posisi tidur yang nyenyak dan meningkatknya kecemasan menjelang kelahiran bayi,” kata Danielle J. Johnson, MD, FAPA, Kepala Staf Medis di Lindner Center of HOPE.

    Menurut Johnson, berikut ini ada beberapa rekomendasi untuk menghindari insomnia dan meningkatkan kualitas tidur selama kehamilan:

    Menerapkan jadwal tidur yang rutin

    Menurut Johnson, penting sekali untuk tidur dan bangun pada jam yang sama setiap harinya. Dan, pastikan Anda tidur pada ruangan dengan cahaya yang redup dan hening dengan suhu yang nyaman.

    “Meskipun sulit menemukan posisi yang nyaman ketika kehamilan sudah membesar, Anda tetap bisa menemukan posisi yang nyaman,” ujar Johnson.

    Melakukan olahraga setiap hari

    “Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi kecemasan atau depresi. Ketika hamil, Anda sebaiknya melakukan olahraga setidaknya 150 menit setiap minggunya,” ujar Johnson.

    Ia mencontohkan bahwa beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan adalah berjalan, berlatih yoga, atau mencoba kelas menari.

    Menemukan cara untuk bersantai

    “Wanita yang sedang hamil dan yang baru melahirkan seringkali merasa khawatir terutama mengenai kesehatan bayinya atau kesehatan distinya sendiri. Dan kecemasan ini dapat membuat Anda menjadi kesulitan tertidur,” ujar Johnson.

    Untuk mengatasinya, Johnson menyarankan untuk melakukan latihan napas, meditasi, membaca, atau mandi untuk membuat diri merasa nyaman.

    Mengetahui kebutuhan mental Anda

    Jika Anda mengalami kecemasan atau depresi selama kehamilan, Johnson menyarankan untuk memeriksakan diri ke dokter atau profesional.

    “Psikoterapi dapat membantu mengurangi gejala dan terapis dapat mengajarkan wanita hamil atau yang baru melahirkan cara mengatasi stres setelah melahirkan,” ujar Johnson.

    Jika gejala yang dirasakan semakin memburuk, profesional tersebut dapat membantu Anda atau memberikan obat yang aman dikonsumsi wanita hamil.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id