Idealnya Berapa Lama ASI Bisa Disimpan?

    Kumara Anggita - 12 Mei 2020 17:04 WIB
    Idealnya Berapa Lama ASI Bisa Disimpan?
    Untuk memperlancar produksi ASI, para ibu bisa memerah dan menyimpannya di dalam kulkas. (Ilustrasi. Foto: Medcom.id/K. Yudha Wirakusuma)
    Jakarta: Untuk memperlancar produksi ASI, para ibu bisa memerah dan menyimpannya di dalam kulkas. Menurut dr Riza Sulfianna dokter dan konselor menyusui di Orami, ketika payudara kosong, maka tubuh jadi terdorong untuk terus memproduksi.

    Memang ASI yang disimpan ini tak sesempurna ASI yang diberikan langsung. Namun tetap memiliki kualitas yang baik. “Melalui proses pendinginan akan merusak beberapa protein dan antibodi dalam asi. Tetapi asip jauh  lebih bagus dari susu formula,” ujarnya. 

    Untuk mendapatkan kualitas yang bagus, maka sebaiknya ASI tersebut diberikan di hari itu juga.
    “Sehingga prinsip pemberian asip ke bayi adalah LIFO ( last in first out), maksudnya asi yang diperah hari ini langsung diminumkan ke bayi hari ini atau besok, asip di freezer hanya untuk stok saat benar-benar tidak ada asi perah yang fresh,” ujarnya. 

    Cara penyimpanan asi perah dalam kulkas 1 atau 2 pintu 

    - ASI yang baru diperah dalam wadah tertutup ASI ini tahan 6-8 jam di suhu ruang dibawah 26 dercel. ASI ini tidak bisa disimpan dari 72 jam di kulkas bawah. Sementara ketika Anda meletakan ASI di freezer kulkas 1 pintu, ASI bisatahan sampai 2 minggu, untuk kulkas 2 pintu bisa tahan sampai 3 bulan, dan deep freezer atau kulkas yg hanya freezer saja ASI bisa bertahan sampai 6 bulan.

    -ASI beku yang telah dicairkan di kulkas bawah tapi belum dihangatkan. 
    ASI di suhu ruang cuma tahan kurleb 4 jam. Bila ingin didinginkan lagi di kulkas bawah ASI bisa tahan 24 jam. Bila sudah didinginkan seperti ini tidak dibolehkan dibekukan lagi.

    -ASIP yang telah dihangatkan 
    ASIP ini harus langsung diminum bila diletakkan di suhu ruang. Bila Anda ingin dinginkan  lagi di kulkas bawah, ASI bisa tahan 4 jam. Bila sudah didinginkan, tidak boleh dimasukkan ke freezer lagi.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id