Curhat Belebihan Bisa Merusak Hubungan - Medcom

    Curhat Belebihan Bisa Merusak Hubungan

    Kumara Anggita - 19 Oktober 2019 12:04 WIB
    Curhat Belebihan Bisa Merusak Hubungan
    ilusrasi--pexels
    Jakarta: Dalam hubungan yang bahagia pun pasti terdapat banyak keluhan. Hal ini membuat Anda butuh orang lain untuk dijadikan tempat curahan hati. 

    Kendati demikian, banyak pasangan yang membagikan cerita tentang hubungannya secara terlalu mendetail. Bila dibiarkan, kebiasaan ini bisa menghancurkan hubungan Anda.

    Dilansir dari huffpost, pelatih hubungan, Jonathan Robert mengungkapkan bahwa apa yang Anda ceritakan ke orang lain tidak bisa ditarik kembali. Hal ini dapat mengubah persepsi tentang pasangan Anda di mata orang yang Anda jadikan tempat curhat.

    Alasan Curhat berlebihan bisa merusak hubungan Anda

    1. Merusak kepercayaan pasangan Anda

    Mungkin beberapa cerita bagi Anda lucu atau tidak penting. Biar aman, Anda tanyakan dulu pada pasangan hal-hal apa yang boleh dibagikan pada orang lain. Namun lebih baik Anda tempatkan diri Anda di posisinya, apakah Anda nyaman bila diperlakukan seperti itu.

    "Apa yang Anda pikirkan adalah kisah lucu atau lucu tentang kehidupan pasangan Anda bisa sangat memalukan bagi mereka jika Anda membaginya dengan orang lain, "kata Samantha Rodman, seorang psikolog di Rockville, Maryland.

    2. Cerita bisa membuat teman Anda bias terhadap pasangan Anda

    Hubungan memang tidak selalu senang-senang saja. Ketika masalah muncul sangat wajar Anda mencurahkan emosi melalui cerita atau meminta solusi pada orang terdekat Anda. Namun perlu diingat bahwa ketika hubungan Anda sudah kembali normal, teman curhat Anda belum tentu bisa memiliki perasaan yang serupa dengan Anda.

    "Ketika konflik terselesaikan dan Anda ingin orang-orang Anda mendukung hubungan Anda, Anda dapat menemukan bahwa mereka masih marah dan bias terhadap mereka,"kata Ryan Howes, seorang psikolog di Pasadena, California.

    3. Keluarga dan teman-teman Anda mungkin bosan mendengarnya

    Ketika masalah belum selesai, emosi akan terus mengganjal dan Anda pun menyalurkannya dengan terus bercerita. Di sini, Anda perlu lebih sensitif pada orang di sekitar Anda. Tidak semua waktu selalu tentang Anda.

    "Jika Anda berbagi terus-menerus, teman dan keluarga Anda mungkin menjadi jengkel," kata Rodman. "

    "Mereka mungkin berpura-pura tertarik ketika, pada kenyataannya, Anda mendominasi percakapan dqqengan detail yang tidak perlu atau ingin diketahui oleh siapa pun," jelasnya.

    Curhat ke orang lain memang diperlukan karena Anda bisa mendapat pandangan objektif yang bisa berguna bagi kelangsungan hubungan Anda. Namun Anda perlu bijaksana dalam membagikan cerita tersebut. Pastikan Anda melakukannya dengan tidak berlebihan.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id