Cara Melatih Si 6 Tahun agar Tetap Fokus

    Medcom - 21 Oktober 2019 17:28 WIB
    Cara Melatih Si 6 Tahun agar Tetap Fokus
    Cara ini bisa Anda lakukan agar si kecil bisa fokus lebih lama. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Orang tua memiliki kecemasan tersendiri terhadap buah hatinya. Kecemasan tersebut bisa dari beberapa faktor, salah satunya ketika melihat sang anak yang sulit untuk fokus.

    Rata-rata saat berusia enam tahun, anak-anak sulit fokus pada satu hal, terutama untuk anak laki-laki. Sehingga sebagian besar di usia ini, anak cenderung memiliki perhatian yang relatif pendek.

    Timbul pertanyaan, apakah ia mengalami kesulitan dalam mengikuti arahan? Apakah memerlukan waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugasnya daripada anak lain seusianya? Apakah ia juga sering lupa tugas pentingnya?

    Jika sebagian orang tua sempat timbul pertanyaan seperti ini, ada kemungkinan sang anak menunjukkan tanda-tanda ADHD dan kemungkinan perlu dievaluasi oleh yang profesional. Jika tidak dan Anda tidak yakin akan hal tersebut, tidak ada salahnya sebagai orang tua untuk menunggu.

    Seiring berjalannya waktu, anak dapat tumbuh dan berkembang dan mengembangkan perhatian serta fokusnya. Jeff Palitz, MFT dalam Parents memberikan saran untuk membuat anak mulai fokus lebih lama.

    1. Matikan televisi

    Saat Anda menemani anak untuk mengerjakan pekerjaan rumah, matikan tv dan jauhkan dari hal yang bisa membuatnya bermain (seperti mainan, video game, dan lainnya). Metode ini akan membantu sang anak tetap fokus dan mengurangi gangguan.

    Cara Melatih Si 6 Tahun agar Tetap Fokus
    (Bimbing si kecil agar tetap bisa fokus. Berikan waktu jeda ketika mengerjakan tugas sekolahnya. Kemudian lanjutkan kembali. Foto: Pexels.com)

    2. Jadikan langkah kecil

    Selanjutnya, berikan tugas untuk memecahkan permasalahan tersebut menjadi langkah-langkah kecil agar dia dapat menyelesaikan tugas tersebut. Beri waktu istirahat yang sering apalagi saat mengerjakan tugas sekolahnya hal ini dapat membantu sang anak tetap fokus.

    Mulailah mengerjakan tugas dengan waktu 10 menit, kemudian jeda 5 menit untuk sang anak istirahat. Dari sini Anda dapat menyesuaikan jeda waktu untuk ke depannya.

    Anda juga dapat meletakkan pengatur waktu di atas meja, sehingga sang anak bisa melihat berapa lama lagi mereka harus fokus mengerjakan sebelum waktunya istirahat.

    Sebagai rasa apresiasi, Anda dapat memberikan reward atau hadiah kecil karena sang anak mampu mengerjakan tugas dalam batas waktu yang ditentukan.

    Siti Mazhidawati





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id