comscore

Apa itu Conservatorship dalam Gerakan #FreeBritney

Kumara Anggita - 20 Juli 2020 10:00 WIB
Apa itu Conservatorship dalam Gerakan #FreeBritney
Apa itu conservatorship dalam #FreeBritney? Berikut keterangannya. (Foto: Dok. Instagram Britney Spears/@britneyspears)
Jakarta: Akhir-akhir ini media sosial kembali digemparkan dengan gerakan #FreeBritney. Dalam gerakan ini Anda akan sering membaca atau mendengar istilah yang disebut dengan conservatorship.

Mungkin istilah ini asing di beberapa telinga Anda. Kira-kira conservatorship itu apa sih? Mengutip dari The New York Times, conservatorship sering dikenal sebagai perwalian, biasanya digunakan untuk melindungi orang tua, orang cacat mental, atau orang sakit parah. 
Pengaturan ini berarti bahwa Britney Spears tidak dapat membuat keputusan pribadi atau finansial tanpa pengawasan walinya.

Dikutip dari Care Giver, conservatorship ini bisa diterapkan ketika kerabat, teman, atau petisi pejabat publik pengadilan meminta penunjukan konservator. 

Petisi harus berisi informasi tentang mengapa individu tersebut tidak dapat mengelola urusan keuangannya atau membuat keputusan yang tepat mengenai perawatan pribadinya.

Setelah sebuah petisi diajukan ke pengadilan, seorang penyidik ??pengadilan ditunjuk untuk mewawancarai calon konservatori dan untuk menentukan apakah individu tersebut benar-benar tidak mampu mengambil tanggung jawab.

Keuntungan dari conservatorship

Conservatorship ini bisa lebih mahal dan memakan waktu daripada metode manajemen lainnya namun ini menawarkan tingkat perlindungan yang lebih tinggi bagi seorang konservatee.

Keuntungan lain dari proses ini adalah bahwa tersedianya metode terstruktur. Ini membantu individu yang dianggap memiliki masalah seperti Britney untuk menerima bantuan.

Kerugian dari conservatorship

Rincian sidang coservatorship menjadi bagian dari catatan publik, yang dapat diakses oleh siapa pun. Hilangnya privasi bisa membuat individu yang terlibat merasa kesulitan. Individu juga kehilangan independensi dan kekuasaan untuk membuat keputusannya sendiri. 

Selain itu, mempetisi pengadilan untuk membuat perubahan besar seperti ini juga dapat menjadi proses yang mahal, memakan waktu, dan rumit. 


(TIN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id