Sejumlah Manfaat Belajar Musik untuk Anak-anak

    Kumara Anggita - 23 Juni 2020 18:11 WIB
    Sejumlah Manfaat Belajar Musik untuk Anak-anak
    Saat menjalani golden age (1-5 tahun) daya serap anak-anak sangat sangat luar biasa. (Foto: Pexels)
    Jakarta: Banyak orang tua yang hanya fokus untuk mengembangkan akademik anak. Padahal, belajar musik juga diperlukan, karena bermusik juga memberikan manfaat baik untuk perkembangan otaknya.

    Berikut manfaat belajar musik untuk anak:

    1. Membantu belajar struktur

    Nathania Karina, DMA, M.Mus, seorang pianist serta founder dari Andante Music School menjelaskan bahwa melalui musik, anak jadi bisa belajar struktur. Tentunya struktur ini sangat bagus dalam mempengaruhi bagaimana dia berpikir.

    “Kenapa kita butuh memperkenalkan lagu-lagu yang terstruktur dengan baik untuk anak-anak? Ini cara kerjanya sama seperti kita mengajarkan bahasa ke anak-anak,” ungkap Nathania dalam Roompi Orami Parenting dengan tema The Gift of Music for Young Children.

    “Mereka itu luar biasa banget, mereka mudah sekali meniru. Terutama apa yang mereka dengar dan lihat. dan tanpa sadar apa lagi di golden age mereka (1-5 tahun) daya serap mereka sangat sangat luar biasa,” lanjutnya.

    2. Memiliki memori yang bagus

    Menurut Nathania, belajar musik juga akan membuat mereka lebih memiliki memori yang bagus. Anak-anak pun jadi lebih mengenali sesuatu.

    “Jadi kalau kita memperdengarkan lagu-lagu yang strukturnya baik, secara otomatis, memori ini akan tertanam di otak anak-anak,” ungkap Nathania.

    “Terstruktur dengan baik ini maksudnya memiliki pola pengulangan. Jadi anak-anak mengenali pola ritme dan melodi tertentu,” lanjutnya.

    3. Membentuk karakter seseorang

    Bermusik juga menurut Nathania bisa membantu membentuk karakter seseorang. Pastikan Anda memberikan musik yang kata-kata atau melodinya ramah di telinga anak-anak.

    “Karena bahkan dari era filsuf-filsuf seperti plato, mereka ini percaya sekali musik yang baik itu bisa mempengaruhi karakter seseorang,” ungkap Nathania.

    “Sama halnya kenapa zaman sekarang kita harus repot-repot sekali memilah musik mana yang layak didengarkan anak, kan biasa kalau di luar ngeri khususnya ya, sudah ada ratingnya PG 13 misalnya karena liriknya biasa kurang child appropriate,” pungkasnya.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id