Mengingat Lagi Pentingnya Hidup Bahagia di Happiness Festival 2020

    Elang Riki Yanuar - 31 Maret 2020 21:06 WIB
    Mengingat Lagi Pentingnya Hidup Bahagia di Happiness Festival 2020
    Poster Happiness Festival 2020
    Jakarta: Happiness Festival kembali digelar tahun ini. Di tahun ketiganya kali ini, Happiness Festival 2020 mengusung tema "Indonesia Bahagia Lestari".

    Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Happiness Festival 2020 dilakukan secara daring dengan tujuan untuk berpartisipasi dalam pencegahan penyebaran virus corona.

    Happiness Festival 2020 coba mengajak masyarakat Indonesia mewujudkan dan merasakan kebahagiaan seutuhnya, yang tidak berhenti pada kebahagiaan diri sendiri, tetapi juga meliputi kebahagiaan orang lain dan lingkungan. Acara ini coba mengingatkan lagi betapa pentingnya hidup bahagia bagi seseorang dan anggota keluarga.  

    Pembicara yang mengisi sesi dalam Happiness Festival Webinar yaitu Singgih Kartono (Spedagi Movement), Gita Syahrani (Executive Director, Lingkar Temu Kabupaten Lestari), Yulianti Tanyadji (Principle dari Gappa Lab), Maria Margaretha (Public Campaign Specialist, WWF Indonesia).

    Selain itu ada Nurdiana Darus (Head of Corporate Affairs & Sustainability Unilever Indonesia Foundation), Putri Febrilia (Co Founder The Bulkstore &Co), Alissa Wahid (Koordinator Nasional, Gusdurian Network), dan Ayu Kartika Dewi (Staf Khusus Presiden & Managing Director, Indika Foundation).

    Salah satu pembicara, Public Campaign Specialist World Wildlife Fund for Nature Indonesia (WWF-Indonesia), Margareth Meutia mengatakan, pesan sustainable consumption bisa dijalankan dengan memahami setiap barang yang dibeli.

    "Ada enam pesan WWF-Indonesia dalam kampanye 'Beli Yang Baik' yaitu beli yang perlu, beli yang lokal, beli yang alami, beli yang awet, beli yang ecoable, dan tau mau di bawa kemana limbahnya. Konsumen mesti rajin, cermat, dan proaktif saat membeli setiap barang dengan cara membaca petunjuk pemakaian dan keterangan pada kemasan barang," jelas Margareth Meutia.

    Sementara itu, Founder Spedagi Movement, Singgih Kartono mengatakan, masyarakat Indonesia bisa menyadari bahwa masa depan Indonesia yang bahagia dan lestari ada di sekitar rumah baik di desa maupun kota. Masa depan di sekitar rumah bisa dimulai dari melihat kesempatan-kesempatan yang bisa diwujudkan mulai dari pengolahan sampah, pemanfaatan halaman rumah, dan lainnya.

    "Di masa depan masyarakat kembali memilih tinggal di komunitas kecil,  hidup dari sumber-sumber lokal namun terbuka dan terhubung secara global, atau yang disebut dengan Slow, Open, Local, dan Connected atau SLOC. Kualitas hidup di kita itu banyak sekali. Kita bisa bikin sesuatu yang berkualitas di desa dengan segala kesederhaaannya," paparnya.

    Harmoni antar hubungan sosial, lingkungan dan spiritual inilah yang menjadi kunci pencapaian kebahagiaan seutuhnya. Ketiganya menjadi penentu apakah seseorang dapat benar-benar berbahagia. Tidak hanya untuk diri sendiri namun juga untuk orang lain.

    Dari data yang dirilis World Happiness Report (WHR), Indonesia berada pada posisi 84, tertinggal dari negara tetangga Singapura, Filipina, Malaysia dan Vietnam. Menurut laporan tahun 2020, Finlandia, Denmark, Switzerland, Islandia dan Norwegia adalah 5 negara paling bahagia dari 153 negara yang disurvei.

    "Melalui aksi-aksi kolaboratif seluruh elemen masyarakat, Indonesia dapat terus memperbaiki nilai index kebahagiaan. Dalam setiap bentuk perubahan, semua pihak harus memulai dari diri sendiri, untuk kemudian dibawa menuju skala yang lebih besar di organisasi, komunitas, dan pada akhirnya di masyarakat. Karena pada akhirnya, kebahagiaan adalah tujuan setiap orang," terangnya.


    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id