Berbuat Baik Itu Candu

    Sunnaholomi Halakrispen - 26 November 2019 18:04 WIB
    Berbuat Baik Itu Candu
    Andy Flores Noya (tengah). (Ilustrasi/Sunnaholomi Halakrispen).
    Jakarta: Siapa yang tak mau diberikan bantuan ketika tengah menghadapi masalah? Tapi sebaliknya, bersediakah Anda membantu orang lain? Menurut Andy Flores Noya, yang mendorong orang untuk membantu orang lain ialah keinginan berbuat baik.

    "Dari pengalamanku berbuat baik itu membuat orang bahagia. Berbuat baik itu nyandu. Berbuat baik sekecil apapun bisa candu dan buat kita bahagia," ujar Andy di Meradelima, Jalan Aditiyawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Jurnalis senior yang juga CEO BenihBaik.com ini menekankan bahwa siapapun bisa berbuat baik. Meskipun, tak bisa ada janji masuk surga ketika orang berbuat kebaikan.

    Satu hal yang diyakininya, orang yang berbuat kebaikan untuk orang lain tak akan memikirkan untung atau rugi dalam hal materiel termasuk uang. Kepuasan batin yang memberikan kebahagiaan tentunya terasa setelah berbuat baik kepada orang sekitar. "Kebahagiaan ini tidak bisa dihitung dengan materi," tekannya.

    Salah satu kejadian sebagai contoh, pernah ada anak dari keluarga miskin mengalami buta dan terkena tumor di matanya. Salah satu dokter dengan baik hatinya menyatakan bahwa operasi akan gratis, dia tidak mengambil biaya operasi tersebut.

    Namun, ada sejumlah obat-obatan yang harus dibeli di luar negeri. Obat-obatan itu membuhkan biaya sekitar Rp40 juta. Setelah itu, Andy pun menghubungi salah seorang pengusaha yang sebelum-sebelumnya sudah bisasa dihubungi untuk menyalurkan bantuan.

    "Aku minta maaf karena minta uang terus. Lalu dia bilang kalau dia yang berterima kasih karena dikasih kesempatan berbuat baik dan tidak semua orang dapat kesempatan itu," tuturnya.

    Berdasarkan pengalamannya tersebut, Andy menyatakan bahwa sudut pandang setiap orang itu berbeda-beda. Orang baik merasa perbuatan baik yang dilakukannya memiliki dampak ynag luar biasa dan terasa bagi kehidupannya.

    Di lain sisi, Andy telah banyak membantu orang lain, berbuat kebaikan. Mulai dari menjadi wartawan yang diyakini memiliki kontribusi besar pada masyarakat luas. Pemberitaan yang dikemas menjadi pertimbangan bagi publik dalam menentukan tindakan.

    "Misalnya ada semangka disuntik dengan pewarna pakaian, tahu diformalin, itu informasi yang buat masyarakat mengambil tindakan dalam hidupnya dengan bagaimana mencegahnya. Kondisi keuangan negara yang diberitakan juga bisa membuat ibu-ibu memperketat sistem belanja dan memperbanyak tabungan. Ini perbuatan baik," paparnya.

    Ia bersyukur menjadi wartawan, berkesempatan juga menjadi Pemred (Pemimpin Redaksi) Metro TV, serta berkontribusi besar dalam Program Kick Andy dan Kick Andy Foundation. Kesempatan yang dijalaninya dimanfaatkan untuk selalu berbuat baik dan menebar kebaikan kepada orang di sekitarnya.

    "Ini investasi yang tidak sengaja selama ini saya bangun. Hingga semua pengusaha dan lembaga menyambut baik dan alhamdulillah tidak ada satupun yang menolak. Bahkan ada produk makanan yang bersedia packagingnya dicetak dengan benihbaik.com," akunya.



    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id