Suka Menyakiti Binatang adalah Karakteristik Seseorang Antisosial

    Kumara Anggita - 12 Mei 2020 10:37 WIB
    Suka Menyakiti Binatang adalah Karakteristik Seseorang Antisosial
    Ilustrasi-Pexels
    Jakarta: Baru-baru ini, video tiga pemuda menyiksa kucing baru saja viral. Mereka menjadikan kucing tak berdaya sebagai bola tendang dan divideokan.

    Hal ini membuat netizen marah, Donu Herdaru dari Animal Defenders Indonesia pun mewakilkan kemarahan netizen dengan mendatangi pelaku dan meminta penjelasan. Sekaligus memberikan edukasi.

    Perilaku seperti ini sesungguhnya harus diwaspadai, menurut Psikolog Klinis Dewasa, Yulius Steven, M.Psi., Psikolog, dari Sahabat Karib, menyakiti binatang adalah tanda penting untuk melihat kecenderungan seseorang memiliki karakteristik sebagai pribadi yang antisosial.

    “Bukan berarti dia punya kepribadian antisosial, tapi memang ada karakteristik kepribadian yang mengarah ke antisosial,” jelasnya saat dihubungi Medcom.id.

    “Tapi perlu dikaji lagi apakah itu terjadi berulang-ulang, apakah konsisten. Kalau sekali doang mungkin hanya pelampiasan dan sebagainya. Namun kalau berulang-ulang ini bisa jadi warning untuk orang tua atau siapapun yang berkaitan dengan remaja tersebut,” lanjutnya.

    Lihatlah apakah orang yang berperilaku kejam seperti itu merasa bersalah atau tidak. Dalam sebuah video, terlihat bahwa salah satu pelaku saat diedukasi sempat melawan argumen Doni.

    “Dari penelitian itu juga, ketika orang sudah menyakiti binatang dan tak ada rasa penyesalan, nanti dewasanya dia juga tak ragu-ragu untuk menyakiti orang lain,” jelasnya.

    Menurut Yulius, orang yang berperilaku kejam pada binatang berpotensi melakukan hal yang sama pada manusia lain yang dianggapnya lemah.

    “Dia akan lebih mudah melakukan kekerasan. Apalagi laki-laki yang punya rasa maskulinisme yang tinggi banget, yang masih punya paham patriarkal banget, menganggap perempuan rendah dan sebagainya akan sangat mudah untuk melakukannya. Dalam penelitian dia cenderung akan lebih mudah menyakiti istrinya,” jelasnya.

    Bila ada orang di sekitar Anda berperilaku serupa, pastikan mereka dipantau dengan tepat. Hubungi profesional untuk membantu mengarahkannya.

    “Pesannya ketika sudah ada orang yang melakukan animal abusive memang harus langsung diperiksakan, dikontrol, dipantau. Supaya kepribadiannya ini tak menjadi lebih ke arah personaliti yang antisosial. Lebih agresif. Harus lebih dididik dan dipantau lagi,” ungkapnya.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id