Siasati Pakaian Bekas dengan Cara Ini

Dhaifurrakhman Abas - 10 Januari 2019 11:47 wib
Baju kaos yang sudah tidak terpakai bisa Anda jadikan sebagai
Baju kaos yang sudah tidak terpakai bisa Anda jadikan sebagai bahan-bahan serbaguna. (Foto: Becca McHaffie/Unsplash.com)

Jakarta: Bertumpuk-tumpuk baju usang di dalam lemari pakaian. Ingin didonasikan, tapi kondisinya sudah tak laik untuk dikenakan.

Kalau sudah begini, rasanya membuang pakaian di tempat sampah jadi pilihan. Tapi, tunggu dulu. Membuang sampah pakaian bekas ternyata juga dapat mengancam kerusakan lingkugan.

Sebab pakaian-pakaian yang terbuang dan menumpuk di tanah dapat melepaskan gas yang tergolong polutan udara. Seperti karbon dioksida dan metana.

Lantas, apa yang harus dilakukan? Ketimbang membuang pakaian, ada baiknya Anda ikuti kiat-kiat dari Bustle berikut ini.

(Baca juga: Tips Merawat Baju Batik)

Jadi barang serba guna

Baju kaos yang sudah tidak terpakai bisa Anda jadikan sebagai bahan-bahan serbaguna. Misalnya mengubah rupa dan fungsinya menjadi kain pengelap meja.

Setidaknya dengan cara ini Anda bisa sedikit menghemat duit dari pembelian alat khusus pembersih meja akibat tumpahan kopi ataupun remah sisa makanan.


(Baju kaos yang sudah tidak terpakai bisa Anda jadikan sebagai bahan-bahan serbaguna. Misalnya mengubah rupa dan fungsinya menjadi kain pengelap meja. Foto: Artificial Photography/Unsplash.com)

Seni dan kerajinan

Bahan pakaian sangat cocok digunakan untuk proyek seni dan kerajinan. Misalnya, dengan mengubah kaus kaki lama menjadi sarung gelas.

Anda cukup mengukur dan menggunting bagian atas kaos kaki sesuai yang Anda inginkan. Lalu sarungkan ke cangkir atau gelas kesayangan Anda.

Kompos

Anda juga bisa membuat pakaian menjadj pupuk kompos. Sebab komposisi kompos terdiri atas 25 persen potongan-potongan kain dan 75 persen bahan-bahan organik.

Yang Anda lakukan hanya dengan memasukkan bahan-bahan tadi ke media khusus atau komposter. Lalu jaga kondisi tetap lembap.  

Setelah itu, Anda bisa mulai mengubur bahan-bahan ini langsung di sekitar tanaman yang ingin disuburkan. Jangan lupa siram secara rutin untuk memertahankan kelembapannya.




(TIN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.