Pencinta Kucing, Kenali Mitos-mitosnya

    Kumara Anggita - 19 November 2019 13:33 WIB
    Pencinta Kucing, Kenali Mitos-mitosnya
    Mitos apa saja seputar kucing? Berikut ini informasinya. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Kucing adalah binatang yang sering dipelihara manusia dan karena itu banyak mitos yang beredar tentangnya. Apa sajakah mitos-mitos tersebut? Berikut beberapa mitos kucing yang salah yang dilansir dari RD.

    Kucing aktif di malam hari

    Kucing sebenarnya bukan nokturnal. “Kami mungkin berpikir begitu karena kami paling sadar akan kucing-kucing kami ketika mereka menabrak wajah kami pada jam tiga pagi. Kucing sebenarnya adalah krepuskular, yang berarti mereka paling terjaga saat senja dan fajar,” kata Jackson Galaxy, ahli perilaku dan kesehatan kucing, pembawa acara My Cat From Hell dari Animal Planet dan penulis terlaris New York Times.

    "Ini karena di alam, mangsa alami mereka terjaga saat senja dan fajar,” lanjutnya. Seiring waktu, Anda dapat menyesuaikan kucing Anda dengan jadwal tidur Anda. Anda harus memberi mereka makan di sekitar waktu yang sama setiap hari sehingga mereka masuk ke ritme.

    Pencinta Kucing, Kenali Mitos-mitosnya
    ("Kadang-kadang, beberapa kucing dan anjing tidak cocok. Tapi itu sama dengan dua manusia yang tidak akur," kata Jackson Galaxy, ahli perilaku dan kesehatan kucing, pembawa acara My Cat From Hell. Foto: Pexels.com)

    Kucing suka menyendiri dan tidak mencintai seperti anjing

    “Dalam membandingkan perilaku mereka dengan anjing, kita akhirnya menyebut kucing hal-hal seperti 'menyendiri,' 'terlalu mandiri,' bahkan 'tidak mencintai.' Tidak adil ketika menghakimi kucing hanya karena mereka tidak diprogram untuk membuat kita manusia bahagia," kata Galaxy.

    Susu adalah suguhan yang bagus untuk kucing

    Sama seperti manusia, kucing dapat menjadi toleran laktosa. Meskipun kucing sering dikaitkan dengan susu, Anda tidak boleh memberi makan susu pada kucing Anda jika ia toleran laktosa.

    "Semua mamalia dilahirkan dengan kemampuan untuk mencerna susu ibu mereka karena tubuh mereka mengandung enzim laktase yang memecah protein laktosa," kata Dawn LaFontaine, sukarelawan penampungan kucing, blogger kucing, dan pendiri Cat in the Box.

    "Namun, begitu anak kucing disapih, ususnya berhenti memproduksi enzim ini." Memberi makan susu pada kucing dapat menyebabkan perutnya tak enak, muntah, dan diare.  

    Kucing dan anjing tidak bisa bergaul

    Kadang-kadang, beberapa kucing dan anjing tidak cocok. Tapi itu sama dengan dua manusia yang tidak akur. Galaxy menyebutkan, ini semua tentang mengetahui cara berkomunikasi satu sama lain. Kucing dan anjing dapat dengan mudah bergaul selama kita, sebagai manusia, membantu mereka berkomunikasi dan hidup berdampingan.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id