Manfaat Membuat Kue Bersama Anak

    Raka Lestari - 12 Desember 2019 06:00 WIB
    Manfaat Membuat Kue Bersama Anak
    Ilustrasi-Pexels
    Jakarta: Banyak orang tua, terutama para ibu, enggan mengajak anak-anak mereka pergi ke dapur. Salah satu alasannya adalah, mengajak anak-anak memasak atau membuat kue hanya akan membuat dapur berantakan.

    Padahal sebenarnya, mengajak anak Anda memasak atau membuat kue di dapur memiliki banyak manfaat. Setidaknya itu yang dikatakan oleh Maureen Healy, seorang pelatih emosional, psikolog anak, dan penulis The Emotionally Healthy Child

    “Membuat kue bersama anak-anak dapat membantu mengembangkan hubungan yang kuat dengan mereka, yang mendorong kesehatan emosi yang positif," ujar Maureen.

    Membuat kue bersama anak merupakan kesempatan yang tepat untuk meningkatkan ikatan dengan anak dan juga memberikan kesempatan untuk anak mempelajari hal baru selama membuat kue.

    Dilansir Romper, ketika Anda membuat kue bersama anak, berarti Anda mengajarkan mereka untuk mengikuti instruksi. Selain itu juga mengembangkan keterampilan mereka dalam bidang matematika, sains, membaca, dan berkomunikasi.

    Anda mungkin sudah mengetahui bahwa masa-masa balita merupakan masa-masa di mana anak mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar. Anda juga perlu tahu bahwa membuat kue dapat membantu mengembangkan koordinasi anak.

    Situs web OT Mom, sebuah situs mengenai terapi okupasi mencatat bahwa, membuat kue dapat memberi anak Anda banyak kesempatan untuk mengembangkan dan menggunakan tangan mereka dengan cara yang terkoordinasi.

    Memutar bola adonan, mengeluarkan adonan dengan rolling pin, dan meratakan adonan dengan tangan adalah, semua cara yang bagus untuk membiarkan anak-anak melatih keterampilan koordinasi bilateral mereka.

    Menyaring tepung ke dalam mangkuk besar juga merupakan kegiatan bilateral yang baik. Sebab dapat melatih anak menggunakan satu tangan, di mana tangan yang lain melakukan pekerjaan lain.

    Selain itu, koordinasi antara mata dan tangan ditingkatkan dengan menuangkan bahan ke dalam mangkuk, menuangkan adonan, dan juga ketika menghias kue dengan lapisan gula atau menaruh hiasan pada cupcake.

    Psikolog Dr Lisa Papadopolous juga mengatakan, sama seperti menggambar atau bermain musik yang dapat membuat anak lebih fokus, membuat kue juga dapat dijadikan sebagai penghilang stres melalui fokus pada kue yang sedang dibuat.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id