MAGHRIB 17:47

    Untuk Jakarta dan sekitarnya

    IMSAK 04:26
    SUBUH 04:36
    DZUHUR 11:53
    ASHAR 15:14
    ISYA 19:00

    Download Jadwal Imsakiyah

    4 Tips Meredakan Kemarahan yang Meledak-ledak

    Torie Natalova - 30 Maret 2019 07:00 WIB
    4 Tips Meredakan Kemarahan yang Meledak-ledak
    4 Tips Meredakan Kemarahan yang Meledak-ledak (Foto: gettyimages)
    Jakarta: Kemarahan adalah emosi manusia yang normal dan dialami dari waktu ke waktu. Intensitasnya dapat bervariasi dari gangguan ringan hingga iritasi, kemarahan dan bahkan amarah yang meledak-ledak.

    Ahli terapi perilaku kognitif Navit Schechter menjelaskan alasan manusia mengalami kemarahan. Seperti halnya semua emosi, kemarahan bisa membantu karena sejumlah alasan. Jika Anda tidak dapat mengelolanya secara efektif, masa kemarahan yang berkepanjangan dapat mempengaruhi kesehatan.
    Bagi kebanyakan orang, kemarahan dapat dikendalikan dan tidak memiliki efek negatif khusus. Namun bagi sebagian orang, perasaan marah bisa sangat intens dan sering hingga di luar kendali. Kondisi ini mungkin pula dapat diekspresikan melalui tindakan yang tidak membantu meredakan emosi atau merusak yang merugikan orang lain maupun diri mereka sendiri.

    Adapun tanda seseorang merasakan kemarahan besar yakni sering disertai dengan gejala fisik seperti tubuh merasa panas, berkeringat, tegang, mengepalkan tangan, berteriak, bersumpah dan dalam kasus ekstrem terjadi agresi fisik terhadap diri sendiri, orang atau benda lain.

    Setelah mengenali pemicu perasaan marah, kita dapat belajar untuk memodifikasi cara berpikir, berperilaku dan gejala fisik yang kita alami. Empat cara ini dapat membantu dalam manajemen kemarahan Anda.

    1. Memahami pemicu

    Membuat catatan tentang situasi yang menyebabkan rasa marah itu terjadi, akan membantu kita untuk menjadi lebih sadar akan pola kemarahan yang menjadi kebiasaan dan cara memahaminya. Jadilah seobjektif mungkin tentang apa yang sebenarnya terjadi dan fokus hanya pada fakta.

    2. Mengenali tanda-tanda peringatan kemarahan

    Mengenali perubahan fisik yang terjadi dalam tubuh ketika kita mulai merasa marah dapat memberi kita kesempatan lebih baik untuk mengelola respons kita secara berbeda. Coba teknik relaksasi seperti mengambil napas dalam dan mendengarkan musik untuk membantu menenangkan sistem saraf yang sekaligus dapat mengurangi perasaan marah.

    3. Memodifikasi pikiran yang memicu amarah

    Salah satu cara untuk mengelola perasaan kita adalah dengan menilai keakuratan interpretasi kita. Ini dapat membuat Anda mengembangkan perspektif lain yang lebih dipertimbangkan sehingga dapat memikirkan apakah masalah itu layak untuk membuat Anda marah.

    4. Cari cara alternatif untuk kemarahan Anda

    Menemukan cara yang lebih sehat untuk mengurangi ketegangan ini akan berbeda pada setiap orang. Ini termasuk meluangkan waktu untuk menenangkan diri sebelum merespons, jalan-jalan, olahraga atau memukul bantal dan melakukan seni bela diri. Membuat jurnal atau berbicara dengan teman terpercaya juga bisa membantu mengungkapkan perasaan marah.

     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id