Hindari Kata-Kata Ini agar Tidak Menyakiti Perasaan Pasangan Anda

    Torie Natalova - 11 Mei 2019 08:00 WIB
    Hindari Kata-Kata Ini agar Tidak Menyakiti Perasaan Pasangan Anda
    Hindari Kata-Kata Ini agar Tidak Menyakiti Perasaan Pasangan Anda (Foto: istock)
    Jakarta: Kata-kata memiliki kekuatan besar bagi mereka yang mengekspresikannya dan bagi mereka yang menerimanya. Setiap kata dan kalimat memiliki potensi untuk menginspirasi, membantu bahkan hingga melukai perasaan seseorang. Efek ini lebih kuat terutama dalam sebuah hubungan.

    Ketika seseorang marah, mereka seringkali tidak memikirkan apa yang dikatakan dan cenderung dapat menyakiti perasaan mereka. Kondisi ini akan menghasilkan perasaan yang negatif pada mereka yang menerimanya.

    Setiap pasangan pasti mengalami pertengkaran, karenanya penting untuk berpikir sebelum berbicara. Sedikit saja salah bicara, dapat menyebabkan masalah serius dan berpotensi pada berakhirnya hubungan.

    Apa saja perkataan yang dapat melukai pasangan? Ada beberapa ungkapan yang harus Anda hindari dalam sebuah hubungan. Mungkin Anda tidak menyadari bahwa apa yang Anda katakan bisa merusak ikatan Anda dengan menyakiti pasangan secara emosional. Ada beberapa kata-kata yang harus Anda hindari seperti berikut.

    1. "Maaf tapi..." kata-kata seperti ini, meminta maaf dan kemudian mengatakan tetapi, tidak membantu membangun kepercayaan, kredibilitas atau keintiman.

    2. "Oh ya? Tetapi, jika kamu..." membalikkan hal-hal yang bertentangan dengan pasangan Anda bisa menjadi akhir dari percakapan. Ini dianggap sebagai ancaman terhadap koneksi yang telah Anda buat.

    3. "Kamu selalu..." kata ini membuka pintu ke argumen tanpa akhir dan akan membuat pasangan Anda merasa seperti diserang.

    4. "Kamu sama saja dengan..." menunjukkan kesamaan antara pasangan Anda dengan seseorang yang tidak mereka inginkan adalah cara berbahaya untuk mengkritik mereka dan ini bisa terdengar sangat menyakitkan.

    5. "Saya tidak tahu mengapa saya bersamamu" Jika Anda berani mengatakan ini, Anda harus cukup siap mengakhiri hubungan dengannya.

    6. "Mantan saya tidak akan pernah melakukan hal itu" meminta pasangan Anda saat ini sama dengan mantan adalah sikap yang tidak dewasa dan dapat memiliki risiko serius dalam hubungan Anda.

    Agresi mikro adalah penganiayaan psikologis yang tersembunyi karena berasal dari serangan verbal dan tidak langsung dari pasangan Anda. Ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan sering menjadi kebiasaan, yang dapat sebabkan harga diri rendah.

    Agresi mikro adalah bentuk pelecehan yang tidak meninggalkan jejak fisik. Itu tidak dapat dilihat dan mungkin Anda tidak menyadari apa yang menyebabkan kita merasa buruk. Masalah ini seringkali tidak diketahui sampai hubungan berada di akhir dan tidak ada jalan untuk kembali.

    Cara Anda berbicara akan sangat mempengaruhi besarnya konflik. Beberapa nilai yang membantu untuk mencegah situasi tidak nyaman adalah empati, rasa hormat, kerendahan hati dan demawan.

    Kesalahpahaman akan selalu menjadi bagian dari hubungan interpersonal, terutama dalam hubungan asmara. Perlu menerapkan pendekatan yang berhasil untuk semua aspek terutama komunikasi dengan menghindari kata-kata yang menyakiti pasangan Anda.

     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id