Trik Jitu agar Anak Tetap Sopan di Ruang Publik

    Anda Nurlaila - 17 Agustus 2019 11:04 WIB
    Trik Jitu agar Anak Tetap Sopan di Ruang Publik
    Ilustrasi--Pexels
    Ada beberapa profesi yang sering melihat perilaku buruk anak. Ada sejumlah trik jitu menangani perilaku buruk anak.


    Jakarta: Mengawasi dan menjaga anak agar berperilaku sopan saat di depan umum bisa sangat menegangkan. Anak yang merengek, menangis, berlarian bisa menyulitkan dan membuat orang tua hilang kesabaran.

    Plus, di tengah tatapan banyak orang anak seperti mendapat kesempatan untuk memeroleh keinginannya. Mengutip Parents, ada beberapa profesi yang sering melihat perilaku buruk anak dan punya trik jitu menanganinya.

    Manajer toko kelontong

    Sebelum ke supermarket atau toko, persiapkan daftar belanja mini untuk si kecil. Ini akan mengalihkan perhatiannya dan anak akan merasa dianggap penting. Anak cenderung lebh sedikit merengek ingin pulang saat Anda sibuk memilih bahan makanan.

    Saat berada di toko, ajak anak untuk menemukan perbedaan menarik dari hal-hal yang dijual. Misal, ada berbagai jenis dan warna telur seperti telur ayam berwarna coklat, telur ayam kampung, telur bebek dan telur puyuh. Meski tidak dapat menyerap semua, anak lebih tenang. Hal lainnya adalah meminta bantuannya mengambil beberapa barang seperti susunya, sereal atau selai coklat kegemarannya.  

    Pemilik toko pakaian anak-anak

    Jangan memberi terlalu banyak pilihan pada balita, karena mereka akan memakai apapun yang Anda belikan untuk mereka. Jika pakaian nyaman dengan warna yang anak sukai, kemungkinan besar dia akan memakainya.

    Hal lain adalah tetap fokus. Jika ingin membeli baju pesta untuk anak sekolah dasar, jangan mulai mengambil jeans dan kaos untuk dicoba di ruang ganti. Kebanyakan anak akan mulai lelah setelah mencoba tiga pakaian.


    Tukang cukur anak-anak

    Agar anak duduk tenang selama rambutnya dipangkas, bawalah mainan kecil favorit atau buku bagi mereka yang gugup atau enggan dicukur.

    Jika anak benar-benar takut, mainkan game 'salon rambut' sebelumnya di rumah. Gunakan handuk mandi sebagai jubah dan jari-jari Anda sebagai gunting. "Anda bahkan dapat membiarkannya berlatih memberi Anda gaya rambut baru juga. "

    Pemilik toko mainan

    Sulit bagi balita memahami bahwa mereka tidak dapat memiliki segalanya. Berjalan cepat melewati bagian mainan membuat lebih sedikit kesempatan bagi anak memperhatikan mainan yang menyenangkan.

    Pada anak yang lebih besar, beri tahu mereka alasan belanja. Apakah itu hadiah untuk mereka atau sebagai hadiah ulang tahun seorang teman, dan berapa banyak barang yang akan Anda beli. Minta anak membantu memilih mainan dengan kisaran harga tertentu. Konsentrasi pada detail dan diberdayakan membuat anak merasa bermanfaat dan istimewa.

    Jika anak tetap rewel dan memaksa ingin membeli mainan kesukaannya, segera ke kasir untuk membayar belanjaan dan tinggalkan toko. Di rumah, Anda dapat menjelaskan bahwa anak tidak dapat mendapatkan keinginan mereka saat itu juga. Anda dapat membawa anak untuk membeli mainannya di lain waktu.

    Perawat di klink dokter anak

    Untuk membantu mempersiapkan anak, jujurlah tentang apa yang akan mereka alami saat pemeriksaan di dokter. Jika anak bertanya apakah dia akan disuntik, jangan berbohong. Jika melakukannya, anak bisa marah jika perawat atau dokter akan memberi imunisasi di lain waktu.

    Hal lainnya, jangan pernah mengancam anak akan disuntik jika berperilaku buruk. Ucapan ini akan menjadikan kunjungan dokter menjadi hukuman dan membuat anak ketakutan.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id