comscore

Cara Berkomunikasi dengan Anak di Tengah Pandemi Korona

Kumara Anggita - 17 April 2020 11:01 WIB
Cara Berkomunikasi dengan Anak di Tengah Pandemi Korona
Momen #dirumahaja bisa dijadikan alat untuk merekatkan hubungan orang tua dengan anak. (Ilustrasi/Pexels)
Jakarta: Momen #dirumahaja sesungguhnya adalah suatu berkah yang harus disyukuri. Momen ini bisa dijadikan alat untuk merekatkan hubungan orang tua dengan anak.

Namun untuk beberapa orang tua mungkin agak bingung mau memulainya dari mana. Ini karena sebelumnya komunikasi tidak berjalan lancar akibat padatnya pekerjaan.
Anda tak peru khawatir karena sekarang Anda bisa memulainya dari awal. Berikut cara berkomunikasi dengan anak di tengah pandemi korona oleh Reynitta Poerwito, Bach of Psych.,M.Psi.,Psikolog dalam konferensi Roompi di Orami Parenting.

Dengarkan anak

Dengarkanlah terlebih dahulu apapun yang dikatakan anak. Biarkan mereka tahu bahwa Anda tertarik untuk mengetahui dunia mereka. Tanyakan kepada mereka apa yang terjadi di sekolah dan lingkungan mereka. Usahakan jangan beralih ke televisi, koran atau telepon ketika mereka mulai bicara.

Berbicara dengan mereka

Hindari gadget Anda dan mulailah berbicara dengan anak Anda tentang hal-hal favorit mereka. Tunjukkan rasa penasaran Anda pada apa pun yang mereka ceritakan, hal ini akan melatih anak untuk percaya diri ketika berbicara.

Berikan mereka waktu untuk merespons

Anak-anak mungkin memerlukan beberapa saat untuk memproses dan memahami apa yang Anda katakan. Jadi berikan mereka waktu untuk merespons perkataan Anda.

Siapkan anak Anda untuk dunia yang lebih maju

Anda tidak bisa memaksa anak-anak untuk terlepas dari era teknologi yang serba canggih. Yang bisa kita lakukan adalah menyiapkan mereka. Anak-anak tumbuh dewasa menonton dan meniru apa yang dilakukan orang tua mereka, contohnya dengan menghabiskan waktu luang bermain gadget.

Orang tua yang baik akan menyiapkan dan membimbing mereka. Pilihlah gadget yang sesuai untuk anak. Anda juga bisa memberikan gadget yang aman, sebuah gadget yang diciptakan khusus untuk komunikasi dan keamanan anak.

Berkomunikasilah dengan lebih sederhana dan jelas

Jangan membuat anak Anda bingung dengan menunjukkan sikap dan perkataan yang rumit. Mereka  bisa saja salah mengartikan perkataan atau gerak tubuh Anda jika itu terlihat rumit.

Berikan kata-kata yang memotivasi

Buatlah mereka merasa aman dan berikan anak kebebasan penuh untuk berkarya sesuai keinginan mereka. Teruslah memotivasi apapun hal baik yang mereka lakukan.

Ajaklah anak turut berdiskusi

Ciptakan percakapan yang membuat anak berpikir, libatkan anak dalam memilih sesuatu misalnya, ketika memilih warna cat kamar anak. Melatih critical thinking anak bisa dimulai sejak dini dengan hal sederhana, hal ini juga membuat anak merasa bahwa pendapatnya diperlukan.



(YDH)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id