Suara Anak Laki-laki Berubah Selama Pubertas? Ini Penjelasannya

    Torie Natalova - 24 Juni 2019 14:23 WIB
    Suara Anak Laki-laki Berubah Selama Pubertas? Ini Penjelasannya
    Menurut dokter umum Nikola Djordjevic, antara usia 9 dan 16 laring dan pita suara anak laki-laki tumbuh secara signifikan. Inilah yang membuat suara mereka menjadi lebih berat atau dalam. (Foto: Pexels.com)
    Menurut dokter umum Nikola Djordjevic, antara usia 9 dan 16 laring dan pita suara anak laki-laki tumbuh secara signifikan dari waktu ke waktu. Hormon-hormon seks yang dilepaskan dari kelenjar hipofisis selama pubertas, terutama hormon testosteron, menyebabkan laring tumbuh dan pita suara menebal juga menguat, sehingga dapat memperdalam suara-suara anak.


    Jakarta: Perubahan dari masa anak-anak menuju dewasa terutama pada anak laki-laki bisa dilihat dari adanya perubahan suara. Setiap anak laki-laki pasti akan mengalami perubahan suara ini, apakah itu menghasilkan suara melengking, serak atau parau.

    Laring anak laki-laki tumbuh sangat cepat selama masa pubertas sehingga kadang memperbesar kapasitas pita suara. Menurut dokter umum Nikola Djordjevic, antara usia 9 dan 16 laring dan pita suara anak laki-laki tumbuh secara signifikan dari waktu ke waktu. Inilah yang membuat suara mereka menjadi lebih berat atau dalam.

    Seiring dengan laring, rongga di hidung, tenggorokan dan sinus menjadi lebih luas untuk memungkinkan suara beresonansi lebih baik.

    Laring suara laki-laki

    Laring sering disebut sebagai kotak suara. Ini adalah organ berotot dan berongga yang terletak di bagian atas leher yang terlibat dalam bernapas serta berbicara. Laring memiliki dua lipatan vokal atau pita suara yang bergetar untuk menghasilkan nada dan volume.

    Pria memiliki kotak suara yang lebih besar daripada wanita. Kotak-kotak suara ini memiliki lipatan yang lebih tebal juga. Tapi, sebelum pubertas, anak laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki laring kecil yang sama dengan tali tipis.

    Suara Anak Laki-laki Berubah Selama Pubertas? Ini Penjelasannya
    (Perubahan dari masa anak-anak menuju dewasa terutama pada anak laki-laki bisa dilihat dari adanya perubahan suara. Setiap anak laki-laki pasti akan mengalami perubahan suara ini, apakah itu menghasilkan suara melengking, serak atau parau. Foto: Pexels.com)

    Hormon-hormon seks yang dilepaskan dari kelenjar hipofisis selama pubertas, terutama hormon testosteron, menyebabkan laring tumbuh dan pita suara menebal juga menguat, sehingga dapat memperdalam suara-suara anak.

    Perubahan ini biasanya terjadi sangat cepat dan anak laki-laki tidak dapat mengendalikan suara mereka dengan baik pada awalnya. Suara perempuan semakin dalam selama masa pubertas akibat pertumbuhan laring dan pita suara. Tetapi, karena kotak suara wanita secara keseluruhan lebih kecil maka peralihannya lebih bertahap.

    Wanita memiliki suara yang lebih tinggi secara alami, sehingga perubahannya hampir tidak terlihat. Meski beberapa dari mereka tetap mengalami perubahan, namun sebagian besar mengalami transisi yang lebih mulus.

    Jika putra Anda mulai serak atau berubah, cara terbaik untuk membantunya adalah dengan meyakinkan mereka bahwa itu benar-benar kondisi yang normal dan hanya bertahan beberapa bulan sebelum akhirnya memiliki suara yang menetap.

    Penting untuk dicatat bahwa tidak setiap anak laki-laki akan mengalami perubahan suara di saat yang sama dan beberapa anak laki-laki mungkin tidak memiliki suara yang berubah sama sekali. Kondisi ini juga tidak perlu dikhawatirkan karena pertumbuhan laring juga terjadi sangat individual.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id