Cara Menyampaikan Kecemasan kepada Pasangan

    Kumara Anggita - 22 Februari 2020 18:04 WIB
    Cara Menyampaikan Kecemasan kepada Pasangan
    Menjalin hubungan bisa membawa banyak keuntungan, namun di saat yang bersamaan ada juga dampak negatif yang diberikan seperti kecemasan. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Menjalin hubungan bisa membawa banyak keuntungan, namun di saat yang bersamaan ada juga dampak negatif yang diberikan seperti kecemasan. Bila Anda tidak tahu akar masalah kemunculan kecemasan ini dan tak segera mengatasinya, hubungan Anda bisa berakhir sia-sia.

    Bila tak mau hal ini terjadi, Anda bisa mulai dengan menyampaikan kecemasan yang Anda rasakan pada pasangan. Tentunya ini tidaklah mudah.

    Berikut tips sederhana agar Anda bisa menyampaikan kecemasan Anda dengan tepat yang dilansir dari Healthline.

    Saat memulai percakapan Anda bisa menggunakan pernyataan “Saya”. Ini digunakan agar pasangan Anda tidak merasa tertuduh. 

    Sebagai contoh, daripada mengatakan "Kamu terlalu jauh akhir-akhir ini dan aku tidak bisa menerimanya," kamu bisa menggantinya dengan "Aku merasa seperti ada jarak di antara kita, dan itu membuatku merasa seperti kamu menarik diri." 

    Kata-kata ini bisa cukup membantu, bahkan jika Anda tahu pasangan Anda benar-benar mencintai Anda.  Hal ini bisa membantu mengikat pasangan Anda. 

    Anda dapat menjelaskan apa yang Anda pikirkan dan bagaimana Anda berusaha menghadapinya. Ketenteraman hati yang pasangan Anda tunjukan mungkin tidak sepenuhnya mengurangi kecemasan Anda, tetapi kemungkinan pasangan tak akan menyakiti Anda.

    Membuka diri dan menjadi rentan dapat memperkuat ikatan yang sudah Anda miliki. Tak ada salahnya melakukan ini pada orang yang Anda percaya.

    Bila Anda merasa tidak mampu melakukannya, maka tidak ada salahnya untuk meminta bantuan terapis. 

    Untuk kecemasan hubungan, seorang terapis yang bekerja dengan pasangan bisa sangat membantu. Mereka dapat membantu Anda berdua dalam memahami perasaan Anda sendiri dan masing-masing dan kebutuhan yang mendasarinya, mendengar pengalaman satu sama lain tanpa penilaian atau pembelaan diri, menunjukkan kepedulian Anda dengan cara  menenangkan.

    Satu studi menunjukkan bahwa bahkan satu sesi terapi dapat membantu pasangan yang berurusan dengan kecemasan hubungan. Semua di tangan Anda, jika Anda masih ingin mempertahankan hubungan ini, perubahan masih bisa dilakukan.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id