Reaksi yang Terjadi pada Tubuh ketika Berciuman

    Kumara Anggita - 09 Mei 2019 19:28 WIB
    Reaksi yang Terjadi pada Tubuh ketika Berciuman
    Ciuman yang terkesan simpel memiliki banyak manfaat buat manusia. (Foto Ilustrasi: Daria Shevtsova/Pexels)
    Ciuman adalah perbuatan menekankan bibir seseorang terhadap salah satu anggota tubuh diri sendiri atau orang lain. Meski terbilang simpel, ternyata berciuman menimbulkan beberapa reaksi pada tubuh kita.

    Jakarta:
    Banyak yang terjadi pada tubuh ketika Anda berciuman dengan suami atau istri Anda. Ketika itu, ada sentakan hormon, bahan kima, dan faktor biologis yang bermain saat kegiatan ini dilakukan.
    Menurut konsultan profesioanl klinik, Takeesha Roland-Jenkins, berciuman adalah naluri yang bertujuan melepaskan bahan kimia yang membuat Anda merasa senang.

    Untuk itu, berciuman jadi terasa luar biasa. Berikut hal-hal yang terjadi pada tubuh ketika berciuman yang dilansir dari Bustle:

    -Level Stres Berkurang

    Jika Anda merasa sedang sakit, cobalah berciuman dengan suami atau istri Anda. Sebab berciuman secara teratur dapat membantu menurunkan tingkat stres Anda.

    Menurut sebuah studi yang dikutip di NBC, mahasiswa yang berpartisipasi dalam sesi berciuman selama 15 menit secara drastis menurunkan kadar kortisol, hormon stres tubuh. Partisipan laki-laki mengalami peningkatan oksitosin, zat kimia perasaan baik di otak. Sementara wanita benar-benar mengalami penurunan.

    Studi ini juga menemukan bahwa mereka yang berpartisipasi dalam ciuman merasakan ikatan pasangan yang lebih kuat dengan pasangan mereka. Ikatan pasangan adalah apa yang membuat Anda merasa dekat dengan orang yang Anda cintai.

    -Lepasnya adrenalin

    Ketika berciuman, tubuh melepaskan semburan adrenalin. Detak jantung Anda juga meningkat. Alhasil aliran darah terkena dampak positif. Ini membantu meningkatkan tingkat energi Anda, memberi Anda dorongan getaran positif.

    -Semua bahan kimia terkait kesenangan terlepas

    Tubuh Anda tidak hanya dibanjiri dengan bahan kimia yang membuat Anda merasa senang seperti oksitosin, tetapi tubuh Anda juga akan menghadapi sejumlah bahan kimia bahagia lainnya.

    Dalam sebuah wawancara dengan The Expondent, Justin Lehmiller, seorang profesor psikologi Harvard mengatakan bahwa, ketika berciuman otak dibanjiri dengan dopamin. Ini adalah bahan kimia yang sama yang dilepaskan ketika melakukan kegiatan lain yang sangat menyenangkan. Seperti seks atau mendengarkan musik favorit kita.

    -Air liur tentukan pasangan

    Para peneliti di Universitas Oxford menemukan bahwa berciuman sebenarnya dirancang untuk membantu Anda menilai calon pasangan. Ternyata, susunan kimiawi air liur membantu tubuh Anda memutuskan apakah orang yang Anda cium akan menghasilkan keturunan yang kuat.

    Teori lain dari Universitas Rutgers mengemukakan bahwa, adanya testosteron di dalam air liur pria. Sehingga memungkinkan bagi perempuan untuk mengakses kekuatannya sebagai pasangan potensial pada tingkat molekuler.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id