5 Tips Kurangi Limbah Plastik di Rumah

    Sunnaholomi Halakrispen - 18 Juli 2020 10:04 WIB
    5 Tips Kurangi Limbah Plastik di Rumah
    Sedotan dan pengaduk plastik bisa memakan waktu hingga 200 tahun untuk terurai. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Delapan juta ton plastik berakhir di lautan setiap tahunnya. Hal itu bisa membunuh dan membahayakan kehidupan laut. Maka, salah satu cara terbaik ialah dengan mengurangi limbah plastik.

    Dikutip dari WWF, mereka mendukung kampanye Pass On Plastic untuk mengatasi krisis polusi plastik yang mencekik lautan. Bersama-sama, kita semua dapat membantu mengakhiri lonjakan plastik dengan memotong penggunaan plastik kecil sehari-hari. Berikut lima tips untuk membantu mengurangi limbah plastik di rumah Anda.

    1. Perbaiki kafein

    Gunakanlah cangkir kopi yang bisa digunakan kembali. Sekitar 2,5 miliar cangkir kopi dibuang setiap tahun hanya di Inggris, itu tujuh juta sehari. Kurang dari 1 persen dari ini dapat didaur ulang, artinya sebagian besar menghabiskan hingga 50 tahun di TPA (tempat pembuangan akhir) setelah berlangsung hanya beberapa menit di tangan Anda.

    Banyak outlet kopi menawarkan diskon ketika Anda menggunakan cangkir Anda sendiri dan ada banyak pilihan ramah lingkungan di luar sana. Maka, sebisa mungkin hindari pemakaian cangkir sekali pakai.

    2. Bawalah botol sendiri

    Botol plastik adalah salah satu barang yang paling sering ditemukan di pantai ketika dibersihkan secara global. Bahkan, kelopak botol plastik biasanya berakhir di perut burung laut. Maka, bawalah botol sendiri yang bisa digunakan berulang kali.

    3. Katakan tidak pada peralatan makan plastik

    Diperkirakan bahwa kita menggunakan peralatan makan plastik hanya tiga menit sebelum membuangnya. Maka, membawalah alat makan sendiri dan menggunakan kembali alat makan itu. Cara lainnya, mencari alternatif kompos. Dengan dua cara itu, Anda dapat menyimpan 466 item plastik yang tidak perlu setiap tahunnya. 

    4. Sedotan

    Sedotan menyedot kehidupan dari lautan. Tetapi, ada perbaikan yang mudah untuk ini, yakni jika Anda tidak membutuhkannya, jangan gunakan sedotan itu. Sedotan dan pengaduk plastik bisa memakan waktu hingga 200 tahun untuk terurai. 

    Pilihlah sedotan kertas atau parit semuanya dan cobalah teknik menghirup kuno dengan langsung dari gelasnya. Mari pikirkan, apakah layak jika Anda mengambil sedotan plastik dengan minuman yang Anda beli ketika sedotan itu nantinya bisa tetap berada di TPA setelah Anda berusia 100 tahun?

    5. Singkirkan bungkus yang melekat

    Tidak seperti cling film yang tidak dapat didaur ulang, foil dapat didaur ulang. Jadi, jika Anda menggunakan kertas timah, pastikan Anda memasukkannya ke tempat sampah setelah digunakan. Alternatif lain adalah Wraps Beeswax baru. Dibuat dengan menggunakan 100 persen katun, getah pinus, minyak jojoba, dan lilin lebah lokal, 100 persen alami dan ramah lingkungan. 

    Ini berarti tidak ada nasties yang akan larut ke dalam makanan Anda saat disimpan, bahan itu dapat digunakan kembali dan dibuat kompos. Selain itu, bisa datang dalam pola yang menyenangkan.



    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id