• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Bulan November Tiba, Saatnya Movember

Dhaifurrakhman Abas - 06 November 2018 09:00 wib
Gerakan Movember masih berfokus pada kanker Prostat. Namun
Gerakan Movember masih berfokus pada kanker Prostat. Namun belakangan juga mulai menelisik perhatian pada depresi, kanker testis hingga pencegahan bunuh diri. (Foto: Ilustrasi. Dok. Nathan Jefferis/Unsplash.com)

Jakarta: Bulan November telah tiba. Saatnya menumbuhkan kumis selama sebulan penuh. Bagi sekelompok orang, kegiatan memanjangkan kumis di bulan November ini sangat penting. Yakni untuk mengurangi angka kematian pria usia muda. Bagaimana bisa?

Ya, selain memanjangkan kumis, sekelompok orang yang menamakan dirinya “Movember” ini juga menyeruakan kampanye kesehatan pria. Mulai dari saling berdiskusi terkait kesadaran kesehatan hingga mengumpulkan dana charity.

Ide awal terbentuknya Movember yakni pada 2003 di Melbourne, Australia. Berawal dari 30 orang yang memproklamirkan diri sebagai "Mo Bros".

Awalnya gerakan ini hanya ajang uji coba. Mereka menantang satu sama lain memanjangkan kumis selama satu bulan. Sederhananya, mereka hanya ingin membuktikan apakah gaya berkumis tebal masih bisa populer pada masa itu.

Rupanya gerakan ini memantik perhatian publik. Si empu lantas mengubah tujuan pembentukan kelompok ini menjadi lebih kepada permasalahan kesehatan laki-laki. Dari sini, The Movember Foundation lahir.

(Baca juga: UNICEF Kembali Buat Gerakan Amal Berbasis Cryptomining)


(Ide awal terbentuknya Movember yakni pada 2003 di Melbourne, Australia. Berawal dari 30 orang yang memproklamirkan diri sebagai "Mo Bros". Foto: Ilustrasi. Dok. Elijah Hiett/Unsplash)

Berikut fakta-fakta tentang The Movember Foundation:

1. Mendunia
Kini The Movember Foundation sudah merambah keluar dari negara asal, seperti negara-negara di Amerika, Eropa, Afrika Selatan, Kanada, Selandia Baru, China dan lainnya.

2. Dana kesehatan
Dari yang berjumlah 30 orang, kini gerakan dengan partisipan sebanyak 5,2 juta orang ini mampu mengumpulkan duit lebih dari USD710 juta.

3. Membiayai program dengan isu kesehatan
The Movember Foundation juga sudah menggelontorkan donasi ke lebih 1.200 program yang berkaitan dengan kesehatan pria.

4. Berkembang
Gerakan Movember masih berfokus pada kanker Prostat. Namun belakangan juga mulai menelisik perhatian pada depresi, kanker testis hingga pencegahan bunuh diri.

Sayangnya melansir situs Movember.com, Indonesia belum bergabung dalam gerakan Movember. Tetapi pada 2012 lalu, gerakan ini pernah diadakan.

Dipelopori oleh Zack Peterson, Movember Indonesia pernah menyumbangkan Rp27 juta kepada Komunitas penggerak relawan bagi pasien kanker dan penyakit berisiko tinggi pada anak (komunitas Taufan).




(TIN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.