Hindari Asupan dengan Gula Tambahan dalam Memberikan MPASI

    Raka Lestari - 30 Juli 2020 10:26 WIB
    Hindari Asupan dengan Gula Tambahan dalam Memberikan MPASI
    Ilustrasi-Pexels
    Jakarta: Bayi yang sudah berusia enam bulan ke atas biasanya akan mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Namun orang tua sebaiknya memerhatikan makanan yang diberikan pada anak, sebelum mereka sampai berusia dua tahun.

    “Dibandingkan memberi mereka jus buah, cookies, atau sereal, cobalah untuk fokus pada makanan dan minuman yang mengandung gula alami,” ujar Dr Steven Abrams, seorang dokter anak dari American Academy of Pediatrics (AAP).

    Meski apel dan jeruk keduanya memang mengandung gula, tetapi kedua buah tersebut juga mengandung serat dan nutrisi lainnya.

    Lalu bagaimana dengan jus buah kemasan? Pada anak yang berusia satu tahun bisa menjadi sumber gula tanpa adanya nutrisi. Sehingga harus dihindari sebisa mungkin.

    Dikutip dari Healthline, alpukat, raspberry, strawberry, semangka, dan buah persik juga bisa diberikan pada anak di bawah dua tahun, karena mengandung gula yang rendah dan memiliki banyak nutrisi yang baik untuk tubuh.

    Menurut US National Library of Medicine, ASI juga dapat mengandung gula tetapi memiliki nutrisi yang sehat untuk bayi. Menurut AAP, ASI juga memiliki manfaat untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh bersamaan dengan lemak, protein, dan karbohidrat yang dibutuhkan oleh bayi untuk tumbuh dan berkembang.

    Berdasarkan sebuah studi pada 2019 yang diterbitkan dalam Journal of the academy of Nutrition, menemukan bahwa hampir semua bayi dan balita (98 persen di Amerika Serikat) mengonsumsi makanan yang mengandung gula tambahan pada makanan mereka seperti yogurt, makanan yang dipanggang, jus buah, dan camilan bayi.

    Padahal menurut American Academy of Family Physicians, konsumsi makanan yang mengandung gula tambahan pada usia dini dapat memiliki efek kesehatan jangka panjang pada bayi termasuk obesitas, diabetes, asma, dan tekanan darah tinggi.

    Pentingnya nutrisi yang baik dalam dua tahun pertama kehidupan merupakan bagian yang berkaitan dengan kesehatan anak di kemudian hari. Apa yang dikonsumsi pada bayi di awal kehidupannya dapat berkontribusi dalam faktor risiko yang berkaitan dengan penyakit kronis yang dapat dialami anak di kemudian hari.

    (FIR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id