kisah

    Kisah Pernikahan Dua Tenaga Medis dalam Suasana Pandemi Covid-19

    Sunnaholomi Halakrispen - 18 Mei 2020 06:00 WIB
    Kisah Pernikahan Dua Tenaga Medis dalam Suasana Pandemi Covid-19
    Ini adalah kisah Hailey Drinkward dan Rich yang mengira pernikahannya akan gagal setelah perjalan panjang cinta pertama mereka. Berikut kisahnya. (Foto: Dok. Amazonas Photography/Courtesy Hailey Drinkward/Rd.com)
    Jakarta: Menikah di tengah pandemi virus korona baru (covid-19) mungkin terdengar gila. Tetapi, covid-19 mengajarkan satu hal bagi pasangan yang batal menikah ini, yakni hidup begitu singkat. Seperti kisah yang diceritakan Hailey Drinkward kepada Reader's Digest.

    Rich dan dirinya adalah kekasih sekolah menengah, berpacaran sepanjang waktu hingga akhirnya mereka memutuskan untuk kuliah di negara bagian yang berbeda. California untuk Rich dan Virginia untuk dirinya. 

    Meskipun sudah putus, Hailey masih memikirkan Rich. Ketika terhubung kembali pada tahun 2018, percikan api beterbangan, semua keraguannya pun hilang, dan ia yakin Rich adalah orang yang tepat bersamanya dengan ia habiskan sisa hidupnya.

    Kemudian, mereka bertunangan sembilan bulan kemudian pada tanggal 23 Juni 2019. Mungkin proses hubungan mereka terlihat cepat bagi beberapa orang, namun mereka yakin dengan keputusan itu karena telah mempersiapkan hubungan sejak kelas 11 saat mereka masih remaja.

    Rencana pernikahan sempurna

    Keduanya pun merencanakan pernikahan impian mereka. Upacara bertabur bunga yang indah di depan hampir 200 teman dan keluarga di San Diego, diikuti dengan resepsi besar, kemudian berbulan madu. 

    Tanggal yang dipilih adalah 18 April 2020, yang merupakan pukulan tepat di tengah pandemi new coronavirus. Mereka tinggal di California, jadi mereka termasuk orang Amerika pertama yang ditertibkan soal karantina wilayah.

    Peraturan karantina berlaku tepat tiga minggu sebelum pernikahan mereka, dan mereka tidak seharusnya pergi makan, apalagi mengadakan pesta besar. 

    Mereka juga harus membatalkan pernikahan. Selanjutnya mencari tahu bagaimana perencana acara membatalkan recana yang telah dibuat bertahun-tahun itu.

    Sama-sama petugas medis

    Sementara ada faktor rumit lainnya, ia dan Rich sama-sama pekerja medis. Hailey seorang perawat ER, sedangkan Rich bertugas di unit perawatan intensif (ICU). Keduanya diberitahu untuk bersiap bekerja ekstra dalam merawat pasien covid-19.

    Antara mengkhawatirkan tentang pandemi dan pernikahan yang dibatalkan, itulah waktu yang sangat menakutkan dan membuat frustrasi. Keadaan pun semakin tak terduga, kasus covid-19 meningkat di Pantai Barat dan melanda Pantai Timur.

    Kisah Pernikahan Dua Tenaga Medis dalam Suasana Pandemi Covid-19
    (Teman dan sahabat membantu pernikahan indah mereka walau berjarak mengikuti protokol covid-19. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

    Bantuan tak terduga

    Pada tanggal 11 April, satu minggu sebelum tanggal pernikahan mereka, Hailey ditemui oleh teman sekamarnya, Bethany. Bethany memberi tahu bahwa mereka perlu berbicara, karena ada rencana untuk membantu kondisi Hailey.

    Ia yang meminta bantuan orang-orang di media sosial dengan pernyataan ada dua petugas kesehatan yang sedang jatuh cinta untuk menikah.

    Ia juga menyebut sekelompok selebriti, termasuk Ellen Degeneres, Dax Shepherd, Kristin Bell, dan Bob Goff selaku penulis terkenal.

    Hailey duduk di sana tertegun dan terkejut, bertanya-tanya apakah hal itu hanya lelucon. Tetapi, begitu Rich dan Hailey berbicara dengannya di telepon, pasangan itu pun menyadari bahwa temannya bersemangat dengan pernikahan mereka.

    Sang teman mempunyai cara sempurna untuk membantu berjalannya pernikahan tanpa melanggar aturan karantina. 

    Ketika Hailey bertanya kepada Bethany tentang mengapa dia ingin mengadakan pernikahan untuk temannya di tengah pandemi, Bethany mengungkapkan hal yang di luar dugaan.

    Bethany mengaku bahwa ia ingin berterima kasih kepada pasangan itu atas layanan mereka serta telah menyebarkan kebaikan dan cinta selama ini.

    Selama minggu berikutnya mereka mulai bekerja dengan Bob dan istrinya, mengubah konsep pernikahan impian menjadi sesuatu yang bahkan lebih baik dari yang dibayangkan pasangan itu. 

    Pada tanggal 18 April 2020, Hailey mengenakan gaun pengantin yang indah. Kemudian, Rich dan dirinya berjalan menuruni dermaga bertabur kelopak bunga mawar. 

    Keduanya mengucapkan sumpah di atas kapal Bob, di depan keluarga yang masing-masing diposisikan di dermaga terdekat tetapi dengan jarak terpisah dan berjauh-jauhan.

    Tersedia bunga dan bendera hias di atas kapal, ada fotografer, dan setiap detail disajikan dengan sempurna.

    Ibunya menghias jalan masuk dan setelah tarian pertama, semua orang yang mereka cintai berbaris di mobil mereka masing-masing untuk melewati keduanya dan memastikan mereka baik-baik saja dan berjarak aman mengikuti protokol covid-19.

    Seorang tetangga bahkan menyalakan kembang api untuk menambah kemeriahan.

    Pernikahan itu sama sekali tidak seperti yang direncanakan pertama kali. Tetapi melalui beberapa kreativitas dan kemurahan hati orang asing yang luar biasa, ternyata lebih baik daripada yang pernah ia bayangkan.

    Hadiah dari Bob merupakan hadiah pernikahan terbaik baginya.

    Suatu hari Rich dan Hailey berharap untuk melakukan perjalanan bulan madu impian setelah pandemi covid-19 berlalu. Sementara itu, mereka sangat bersyukur bisa memulai hidup bersama, bahagia, sehat, dan dengan kisah yang luar biasa.



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id