Hal yang Bisa Dilakukan Jika Ada Demo di Sekitar Rumah Anda

    Raka Lestari - 22 Mei 2019 16:42 WIB
    Hal yang Bisa Dilakukan Jika Ada Demo di Sekitar Rumah Anda
    Kurangi melihat televisi terus menerus karena itu bisa membuat panik. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Tentunya semua ingin aman dan damai, namun jika ternyata rumah Anda berada dekat daerah krisis terdampak demonstrasi, Anda bisa melakukan beberapa hal. Salah satunya menurut psikolog anak, remaja dan keluarga Jovita Maria Ferliana, M.Psi. adalah dengan sedia bahan baku di rumah, beraktivitas di dalam rumah dan tidak terprovokasi berita hoaks.


    Jakarta: Berada di sekitar tempat-tempat yang tidak aman seperti demo atau unjuk rasa tentunya dapat membuat Anda merasa khawatir.

    Memang sebisa mungkin hal terbaik adalah menjauhi tempat-tempat yang tidak aman tersebut, namun bagaimana jika rumah atau kediaman Anda ada di sekitar daerah demo atau unjuk rasa tersebut? 

    Psikolog anak, remaja dan keluarga Jovita Maria Ferliana, M.Psi. dari Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta mengatakan, “Ketika terjadi situasi seperti demo di sekitar kita, beberapa orang mungkin berpikir untuk langsung menjauh. Namun jika tidak memungkinkan, sebaiknya tetap berada di rumah saja.” 

    Hal terpenting yang tidak boleh dilupakan jika lingkungan sekitar terdapat demo atau unjuk rasa antara lain:

    1. Sedia bahan baku

    Menyediakan bahan baku yang cukup sehingga tidak perlu pergi ke luar rumah. “Bahan-bahan pokok seperti makanan dan kebutuhan sehari-hari sebaiknya sudah dipersiapkan,” ujar Jovita kepada Medcom.id, Rabu, 22 Mei 2019. 

    2. Aktivitas dalam rumah

    Lakukan aktivitas yang memang bisa dilakukan dari dalam rumah. 

    Hal yang Bisa Dilakukan Jika Ada Demo di Sekitar Rumah Anda
    (Hal terpenting yang tidak boleh dilupakan jika lingkungan sekitar terdapat demo atau unjuk rasa antara lain adalah menyediakan bahan baku yang cukup. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

    3. Melihat berita

    “Jangan seharian melihat televisi terus menerus karena itu bisa membuat panik. Boleh melihat berita tetapi sebaiknya sesekali saja, tidak sampai berlebihan. Tetap utamakan keselamatan dan yang terpenting adalah upayakan untuk tetap berada di dalam rumah.” 

    4. Menjauhi area krisis

    Anda juga bisa mengungsi jika menurut Anda diperlukan untuk sementara waktu selama beberapa hari sejak jauh hari jika memang sudah mengetahui ada potensi situasi yang membahayakan. Hal ini tentu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, baik kepada diri sendiri maupun kepada keluarga Anda. 

    5. Tidak terprovokasi

    “Jangan mudah terprovokasi karena berita yang beredar belum tentu bisa dipastikan kebenarannya. Atau kalaupun berita tersebut memang benar, tentunya sudah ada pihak berwajib yang akan mengurus hal tersebut,” ujar Jovita.

    6. Waspada hoaks

    Salah satu platform yang cukup sering terdapat berita hoaks atau berita palsu adalah media sosial. “Untuk media sosial, sebaiknya jangan sampai Anda jadi orang yang terprovokasi. Perlu dilakukan pengecekan apakah berita tersebut bisa dipastikan kebenarannya atau bisa juga berita-berita yang masih simpang siur tersebut berhenti di Anda dan sebaiknya tidak disebarkan,” tutup Jovita.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id