Menyeruput Kopi Meningkatkan Hasrat Seksual

    Dhaifurrakhman Abas - 09 Agustus 2019 16:03 WIB
    Menyeruput Kopi Meningkatkan Hasrat Seksual
    Kopi juga bekerja memengaruhi otak menjadi santai. (Foto: Marcus Pinho/Pexels)
    Hasrat seksual bisa Anda tingkatkan dengan menyeruput kopi. Kandungan kafein di dalamnya menjalar di tubuh sehingga menyebabkan kontraksi pada jantung. Menurut dr. Boyke, kopi juga membuat pembuluh darah melebar.

    Jakarta: Ada beragam hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan hasrat seksual. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi kopi.

    Menurut seksolog Indonesia, dr. Boyke Dian Nugraha, kopi meningkatkan hasrat seksual karena mengandung kafein. Kafein yang menjalar di tubuh menyebabkan kontraksi pada jantung.

    "Seks membutuhkan aliran darah. Dan kopi membuat pembuluh darah melebar," kata dr. Boyke, di Golden Boutique Hotel, Melawai, Jakarta Selatan.

    Lebih lanjut, dr. Boyke mengatakan, kopi juga bisa membantu mengobati masalah disfungsi ereksi yang kerap terjadi akibat penyempitan pembuluh darah. Kopi mampu menyebabkan pembuluh arteri yang terdapat di area penis jadi lebih rileks. Sehingga aliran darah menuju penis menjadi lancar.

    "Salah satu penyebab disereksi adalah pembuluh yg menyempit. Akibatnya, aliran darah tak sampai ke penis," sambung dia.

    Selain itu, menurut dr. Boyke, kopi juga baik dikonsumsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sebabnya, kopi mengandung vitamin C yang dapat menangkal tubuh dari radikal bebas, seperti kuman dan jamur.

    "Kopi juga bekerja memengaruhi otak menjadi santai. Kopi menjauhkan stres yang menjadi salah satu penyebab masalah seks," tandasnya.

    Menyeruput Kopi Meningkatkan Hasrat Seksual
    dr. Boyke Dian Nugraha (Foto: Abas/Medcom.id)

    Manfaat kopi juga diungkapkan akademisi dari University of Texas Medical Branch. Para peneliti menyebut kopi membuat usus menjadi terus aktif dan bergerak. Sehingga terjadi peningkatan produksi bakteri baik dalam usus.

    Temuan ini dibuktikan setelah peneliti melakukan serangkaian uji coba memberi kopi pada tikus yang sudah terpapar bakteri usus. Uji coba tersebut dilakukan selama tiga hari.

    Dalam masa perawatan itu, tim peneliti melihat adanya perubahan dalam tubuh tikus. Efek kopi tampaknya meningkatkan kemampuan otot-otot usus kecil berkontraksi untuk melancarkan pencernaan.

    “Kopi menekan bakteri dan meningkatkan mobilitas otot, terlepas dari kandungan kafeinnya,” ujar Xuan-Zheng Shi, profesor kedokteran penyakit dalam di University of Texas Medical Branch, Galveston.





    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id