Tingkatkan Minat Baca, Perpustakaan Hiasi Ruang Digital

    K. Yudha Wirakusuma - 21 September 2020 12:35 WIB
    Tingkatkan Minat Baca, Perpustakaan Hiasi Ruang Digital
    Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas Deni Kurniadi. (Foto:Istimewa)
    Jakarta: Pandemi telah mengubah sudut pandang terhadap cara penyampaian pengetahuan dan penyebaran informasi bagi masyarakat. Guna meningkatkan minat baca dan memenuhi kebutuhan informasi, perpustakaan pun telah ruang digital dengan berbagai tema bidang kepustakaan maupun tema peningkatan kegemaran membaca. Anda dan keluarga pun dapat menikmati informasi dengan leluasa di ruang digital.

    "Saya yakin perpustakaan adalah institusi yang sangat siap untuk menghadapi perubahan di masa pandemi ini. Segala fasilitas ruang digital perpustakaan dan kapabilitas pustakawan dan semua informasi yang siap untuk didiseminasikan menjadi modal utama dalam melakukan melakukan perubahan digital saat ini,” kata Kepala Perpusnas Syarif Bando, saat sambutan 
    yang dibacakan Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas Deni Kurniadi di Rapat Nasional Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) 2020 yang digelar secara virtual, Senin, 21 September 2020.

    Berdasar Undang-Undang no 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, khususnya pada Pasal 48-51, mengenai Pembudayaan Kegemaran Membaca, bahwa Pembudayaan Kegemaran Membaca dilakukan melalui Keluarga, Satuan Pendidikan dan Masyarakat. Pembudayaan kegemaran membaca yang dilakukan melalui keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat bertujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat.

    "Pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat mendorong tumbuhnya perpustakaan dan rumah baca yang dekat dengan keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat itu sendiri. Hal ini karena Perpustakaan mempunyai peranan mewujudkan manusia yang cerdas yang diharapkan memiliki kebiasaan membaca sebagai usaha belajar sepanjang hayat (reading habit) dan terus mewujudkan masyarakat pembelajar (learning society),” terangnya.
     
     


    Dalam pembangunan SDM Indonesia. Melalui tagline “Indonesia Maju” pada peringatan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia kemarin, kita harus terus memberikan rasa optimis pada masa pandemi seperti sekarang ini.

    "Sehubungan dengan itu, untuk mewujudkan manusia cerdas, wajib ada sebuah gerakan masyarakat, yang memberikan wawasan, pengetahuan, dan pembekalan keterampilan bagi seluruh masyarakat, baik melalui perpustakaan, maupun kegiatan komunitas-komunitas literasi atau minat baca lainnya.

    Dalam hal ini, GPMB sebagai mitra perpustakaan nasional dan perpustakaan daerah melalui tema yang kita usung yaitu Strategi Penguatan Literasi Informasi untuk Meningkatkan Kesejahteraan.

    Dalam hal 4 tingkatan literasi yang terus Perpustakaan Nasional RI gaungkan, yaitu :

    1. Kemampuan untuk mengumpulkan bahan bacaan
    2. Kemampuan untuk memahami apa yang tersirat dari apa yang tersurat.
    3. Kemampuan mengemukakan ide atau gagasan baru, teori baru, kreativitas serta inovasi baru
    4. Kemampuan untuk menciptakan barang dan jasa yang bermutu.

    "Di sinilah peran GPMB sebagai mitra perpustakaan untuk menjadi pelopor gerakan literasi di masyarakat untuk memperbaiki kehidupannya dalam mengakomodir Rencana Kerja Pemerintah (RKP) untuk menjadikan literasi sebagai salah satu kegiatan prioritas dalam mendukung skala prioritas nasional pembangunan manusia untuk mensejahterakan masyarakat sampai ke desa,” ungkapnya.
      
    Di tengah pandemi ini dengan segala sarana dan infrastruktur, perpustakaan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk melakukan gerakan literasi seperti yang dilakukan GPMB di daerah-daerah.
     
    "Perpustakaan kini telah bertransformasi sehingga memiliki peran signifikan dalam mengubah kualitas hidup manusia menjadi lebih baik menuju kesejahteraan. Untuk itu, peran perpustakaan dan dibantu oleh masyarakat harus ditingkatkan sebagai wahana pembelajaran bersama untuk mengembangkan potensi masyarakat terlebih pada masa pandemi seperti masa sekarang ini,” terangnya.
     

    Sementara, Ketua Umum GPMB Tjahjo mengatakan, memasuki usia GPMB ke-19, organisasi GPMB menargetkan hingga 2.023, empat provinsi dapat terbentuk pengurus daerah (PD GPMB), menambah jumlah 11 PD GPMB provinsi yang telah terbentuk. 

    Dan menargetkan sepuluh PD GPMB di tingkat kabupaten/kota baru yang terbentuk mengingat baru enam persen PD GPMB kabupaten/kota dari total seluruh kabupaten/kota se-Indonesia. Ketua Umum GPMB Tjahjo Suprajogo menyiapkan tiga Langkah penting sebagai penguat targetnya. 

    “Pertama, melakukan penguatan organisasi dan peran GPMB dari pusat hingga ke desa/kelurahan. Kedua, program, kegiatan, dan strategi minat baca nasional dan daerah. Dan ketiga, membangun jejaring dan kerja sama dengan berbagai pihak terkait di semua level, baik pusat maupun daerah,” bebernya.

    Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas Deni Kurniadi menuturkan, GPMB sebagai gerakan kesukarelaan di bidang minat baca dan peningkatan kecerdasaan literasi masyarakat berperan sebagai jembatan yang menghubungkan semua pegiat, organisasi, dan komunitas literasi. “GPMB bisa menciptakan program kerja, kegiatan, maupun strategi pembudayaan kegemaran yang mampu masyarakat cerdas dan pembelajar,” tambahnya.

    Pembahasan Rakornas GPMB 2020 mengupas materi penguatan, pengembangan, program/kegiatan, strategi dan Kerjasama pembudayaan kegemaran membaca yang pembahasannya terbagi ke dalam sidang komisi dengan fasilitator Koordinator Regional V PP-GPMB Joharis Lubis, Kepala Bidang Bina Baca Keluarga PP GPMB Khusniyati Masykuroh dan Ketua III Bidang Kerjasama PP-GPMB Wachyudi Muchsin.



    (YDH)
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id