Kenali Perbedaan antara Kram Menstruasi dengan Hamil Muda

    Anda Nurlaila - 15 November 2019 10:57 WIB
    Kenali Perbedaan antara Kram Menstruasi dengan Hamil Muda
    Ilustrasi- Pexels
    Jakarta: Beberapa hari menjelang jadwal menstruasi sebagian wanita mungkin merasakan kram ringan di perut dan punggung bagian bawah. Tapi bagi mereka yang sedang merencanakan kehamilan, kram dan kedutan di perut bawah mungkin menimbulkan pertanyaan, apakah ini kram PMS atau implantasi?

    Kram implantasi

    Ada perbedaan antara kram sebelum menstruasi dan saat pembuahan terjadi. Seperti dikutip dari Parents, implantasi terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan rahim. Ini menandakan dimulainya kehamilan.

    Dokter Obgin dan spesialis endokrinologi reproduksi dan infertilitas di Kaiser Permanente Hawaii, Jingwen Hou, mengatakan sebagian besar wanita tidak memperlihatkan tanda-tanda konsepsi. Namun 30 persen mengalami kram implantasi.

    "Terkadang kram implantasi disertai dengan bercak merah muda atau coklat. Anda juga bisa mengalami pendarahan implantasi tanpa kram," katanya.

    Kapan kram implantasi terjadi?

    Meski tidak semua wanita hamil muda mengalami kram implantasi, umumnya kram terjadi pada 10-14 hari setelah ovulasi. Atau dua hingga tujuh hari sebelum periode menstruasi tiba. Karena pada waktu yang bersamaan, banyak wanita salah mengira kram akibat kehamilan sama dengan PMS.

    “Sulit mengetahui apakah Anda kram akibat menstruasi atau pertanda kehamilan yang sangat dini karena waktunya bersamaan." kata Dr. Hou.

    Seperti apa kram implantasi?

    Kram implantasi terasa mirip dengan kram menstruasi, dan intensitasnya ringan. Beberapa wanita merasakan sensasi menarik, kesemutan, atau menusuk ringan di perut atau punggung bawah. Terkadang kram hanya bermanifestasi di satu sisi tubuh.

    Berapa lama kram implantasi bertahan?

    Durasi kram implantasi juga bervariasi dari orang ke orang. Beberapa wanita mengalami beberapa nyeri ringan, sementara yang lain merasakan nyeri yang sebentar-sebentar datang dan pergi selama satu hingga tiga hari.

    Apa yang dilakukan jika mengalami kram implantasi

    Jika Anda mengalami kram yang tidak diikuti oleh menstruasi, Anda mungkin hamil. Tapi Hou mencatat terlalu dini melakukan tes kehamilan di rumah, karena hormon hCG perlu mencapai tingkat yang cukup tinggi untuk terdeteksi.

    Jika merasakan kram yang tajam dan menjalar ke seluruh panggul dan perut, kunjungi dokter kandungan. Ini mungkin menandakan kehamilan ektopik atau embrio menempel di luar rahim. Kehamilan ektopik juga bisa melibatkan perdarahan vagina.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id