Lomba Bertutur untuk Menumbuhkan Kegemaran Membaca

    K. Yudha Wirakusuma - 07 September 2020 11:40 WIB
    Lomba Bertutur untuk Menumbuhkan Kegemaran Membaca
    Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando. (Foto: Istimewa)
    Jakarta: Ada berbagai cara untuk memacu anak-anak meningkatkan daya kreatifitas. Salah satunya lewat bertutur.

    Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menggelar Lomba Bertutur tingkat Nasional tahun 2020 secara online untuk para siswa siswi kelas 5 SD/MI. Acara yang sudah masuk grand final ini dilaksanakan mulai tanggal 07  sampai dengan 10 September 2020.

    Total peserta yang masuk dalam grand final sebanyak 34 peserta dari  34 Provinsi yang merupakan Juara 1 Lomba Bertutur di Tingkat Provinsi, yang sudah melewati tahapan kompetisi di Tingkat Kabupaten/Kota.  

    Perpusnas berkomitmen untuk tetap mencerdaskan anak-anak bangsa, meskipun situasi bangsa kita masih dilanda pandemi covid-19. Kometmen ini ditunjukan dengan tetap melaksanakan lomba bertutur tingkat nasional dengan sasaran siswa-siswi kelas 5 dan 6 SD/MI baik negeri maupun swasta yang telah memiliki perpustakaan sekolah di seluruh wilayah Indonesia.

    Tahun 2020  acara digelar secara online, hal ini karena kondisi yang belum memungkinkan. Walaupun secara virtual, tentu tidak mengurangi kualitas pelaksanaan lomba seperti tahun-tahun yang lalu.

    Lomba Bertutur tahun ini mengambil tema 'Menumbuhkembangkan Kegemaran Membaca dan Kecintaan Terhadap Budaya Lokal Dalam Upaya Membangun Karakter, Kecerdasan, Kreativitas dan Inovasi Generasi Muda Indonesia'. 

    “Kemampuan bertutur adalah hasil literasi  pada tahap pemahaman dan pemaknaan apa yang tersurat dan yang tersirat yang diperoleh dari kegiatan membaca. Maka kegiatan bertutur sangat relevan untuk terus digalakkan bagi generasi muda sejak usia sekolah untuk dapat mewujudkan SDM Indonesia unggul 10 tahun yang akan datang,” kata Ketua panitia Adin Bondan Senin, 7 September 2020.

    Adapun materi yang dilombakan terdapat 34 judul cerita rakyat (bermuatan lokal) yang mengandung nilai perjuangan, kepahlawanan atau legenda yang membangun pendidikan karakter bangsa. Seperti; sikap nasionalisme, sikap jujur, sikap religius, sikap peduli lingkungan, sikap tanggung jawab sikap disiplin, sikap kerja keras, sikap kreatif/inovatif, sikap mandiri, sikap demokratis, sikap cinta damai, sikap bersahabat, sikap toleransi dan sikap senang belajar. 
    “ Pemenang akan diumumkan pada tanggal 10 September 2020 besok,” kata Adin.

    Sementara itu, Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando menjelaskan bahwa bertutur adalah buah dari kegemaran membaca. Sehingga membangun imajiner seseorang sehingga dapat menuliskan ide, gagasan kreatif dalam bentuk tulisan sehingga terjadi trasfer pengetahuan.

    Harapannya kegiatan bercerita ini terus berlanjut tidak hanya pada ajang pelaksanaan lomba tetapi anak anak dapat membiasakan membaca dalam kehidupan sehari hari.

    “Kami berharap kepada seluruh masyarakat, para profesional, para pemerhati seni budaya dan musik, komunitas, lembaga, baik pemerintah maupun swasta bisa bekerjasama dalam program mendukung peningkatan kegemaran membaca melalui kegiatan bercerita sejak usia dini,” ungkap Syarif Bando.

    Perpustakaan Nasional RI siap bekerjasama dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang tujuannya untuk mengangkat pentingnya perpustakaan, pentingnya buku dan bahan bacaan lainnya, semuanya itu untuk meningkatkan pembudayaan kegemaran membaca masyarakat Indonesia.

    Syarif Bando mengharapkan seluruh masyarakat Indonesia agar senantiasa melaksanakan pola hidup sehat serta terus berinspirasi, berkarya, berimajinasi, berkreativitas dan berliterasi semaksimal mungkin untuk meningkatkan prestasi melalui gagasan, ide dan pemikiran yang disampaikan melalui kegemaran membaca dan pemanfaatan fasilitas dan sarana perpustakaan yang ada. 

    Adapun mekanisme pelaksanaan  lombanya Pengundian nomor telah dilaksanakan secara virtual didepan dewan juri dan koordinator lomba bertutur setiap provinsi, Penilaian Dewan Juri dalam pelaksanaan Lomba Bertutur meliputi Penampilan, Kemampuan Bercerita, Penguasaan Materi dan teknik bercerita. 

    Berikut dewan Juri lomba bertutur tahun ini,  Subekti Makdriani (Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional),  Kunduri (Pendongeng), Awam (Pendongeng), Roslina Verauli, (Psikolog Anak) dan Ana P. Dewiyana (Penulis buku anak).

    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id