Cara Menanam Pohon yang Kuat

    Kumara Anggita - 17 Oktober 2019 19:09 WIB
    Cara Menanam Pohon yang Kuat
    Berikut ini tips menanam pohon yang kuat. Ikuti tipsnya. (Foto: Pexels.com)
    Bogor: Mengingat alam semakin hari semakin memburuk, manusia seharusnya tidak boleh diam saja. Anda bisa mulai melestarikannya dengan menanam pohon di rumah.

    Sayangnya, tidak semua orang berbakat menanam pohon sehingga apa yang ditanam cepat mati. Untuk menghindari kegagalan itu terulang lagi, Anda bisa mengikuti tahapan-tahapan menanam pohon yang dibuat oleh Karang Taruna Pancawati didampingi Danone Aqua melalui Yayasan Gamelina yang diselenggarakan dalam acara Jelajah Kebaikan Aqua.

    1. Siapkan lubang dengan ukuran 50cm x 50cm x 50cm. Lubang harus dibuat paling lambat satu minggu sebelum tanam.

    2. Masukan ke dalam lubang minimal 10 kg pupuk kandang atau setengah karung. Pilih pupuk kandang yang sudah matang dan dingin. Masukan pupuk ke dalam tanah seminggu sebelum tanam.

    "Lubang sama pupuk disesuaikan. Hitungan yg terbaik adalah 40 persen pupuk dan 60 persen tanah. Pupuk harus dingin. Kalau tidak dingin nanti malah mati," ujar Perwakilan Petani, Udin Misbahudin di Bogor, Kamis, 17 Oktober 2019.

    3. Pilih tanamam yang baik dan bersertifikat agar pertumbuhannya dan hasilnya baik.

    Cara Menanam Pohon yang Kuat
    (Tanamlah pohon sebanyak-banyaknya agar generasi penerus masih bisa menikmati kenyaman alam. Foto: Pexels.com)

    4. Tanam pohon di lubang tanam yang sudah siap. Usahakan bagian sambungan tidak terendam tanah.

    5. Gunakan penutup plastik minimal 1 m. Gunakan bagian yang mengikat di bagian atas. "Ada penyinaran. Di belakang daun suka ada hama. Dengan penyinaran hama tidak betah dan pergi. Jauh juga dari jamur," lanjutnya.

    6. Siram tanaman sesaat setelah tanam.

    7. Pasang penyangga tanaman agar pohon tidak rebah terhempas angin.

    8. Gunakan pagar keliling. "Pagar untuk kawasan terbuka kalau di rumah ada pagar ya tak usah dipagar. Ini hanya untuk pengamanan. Misal ada babi atau kambing (di hutan)," paparnya.

    9. Rawat tanaman sampai dengan tiga tahun. "Kenapa harus tiga tahun karena masih rawan setelah itu sudah mandiri bisa buat pupuk sendiri dari daunnya yang gugur," ungkapnya.

    10. Monitoring tanaman. Cara ini dapat berlaku pada semua jenis pohon keras berkayu. Anda bisa langsung mencobanya di perkarangan rumah Anda. Tanamlah pohon sebanyak-banyaknya agar generasi penerus masih bisa menikmati kenyaman alam.



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id