Cara Mengajari Anak-Anak Bertanggung Jawab

    Anda Nurlaila - 15 Januari 2020 06:04 WIB
    Cara Mengajari Anak-Anak Bertanggung Jawab
    Anak-anak belum mengerti sepenuhnya bahwa semua orang melakukan kesalahan.(Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Membela diri dengan menyalahkan orang lain sering dilakukan untuk menghindari tanggung jawab, termasuk pada anak. Anak-anak belum mengerti sepenuhnya bahwa semua orang melakukan kesalahan.

    Psikolog Kate Roberts menjelaskan, "Menyalahkan seseorang hanyalah cara anak menghindari konsekuensi ketidaksetujuan dan tindakan negatif mereka." Parents memberi tahu cara cerdas membuat anak lebih bertanggung jawab atas perilakunya.

    Hubungkan sebab dan akibat

    Bantu anak menghubungkan apa yang dia perbuat dengan yang terjadi dalam kehidupan nyata, ungkap Direktur pendidikan dan pengembangan di Bright Horizons Family Solutions di Watertown Rachel Robertson. Contoh, Anda bisa mengatakan, "Karena kau belajar keras, kau mendapat nilai A pada tes ejaan" atau "karena bermain genangan air, sepatumu jadi basah,"

    Minta anak memikirkan sebab-akibat untuk situasi tertentu. Seperti kalau ibu ketiduran apa konsekuensi yang terjadi, harapkan beberapa respon yang tidak biasa. "Seperti bila ibu ketiduran ibu harus bekeja dengan piyama." Semakin banyak pengalaman yang dapat anak identifikasi sebab dan akibatnya, lebih mudah bagi anak untuk berdialog dengan diri sendiri sebelum bertindak.
    Cara Mengajari Anak-Anak Bertanggung Jawab
    (Ilustrasi/pexels)

    Kebiasaan Bersikap Jujur

    Jika anak berkata dan bersikap jujur, cobalah tetap tenang saat mengekspresikan ketidaksenangan Anda tentang perilaku buruknya, saran penulis The Real Purpose of Parenting Philip Dembo. Saat tenang anak lebih mudah mendekati Anda, terutama di masa depan saat anak lebih besar. Biarkan dia tahu semua orang membuat kesalahan. Paling penting adalah dia jujur, belajar dari situasinya, dan mencoba memperbaiki kesalahannya.

    Kemudian diskusikan apa yang bisa dia lakukan untuk membuatnya lebih baik termasuk konsekuensi perbuatannya. Jangan lupa untuk memuji kejujurannya jika dia mengakui tindakannya.

    Tetap berpegang pada aturan

    Semua orang membuat pengecualian pada beberapa kesempatan. Tapi terlalu sering mengabaikan aturan yang Anda tetapkan sendiri dan tidak memberi hukuman menyakinkan anak bahwa Anda mudah dikendalikan.

    "Agar bertanggung jawab, anak perlu belajar menerima konsekuensi dari kata-kata, tindakan, dan keputusannya. Satu-satunya cara si kecil menyadarinya adalah konsisten dengan aturan dan disiplin," kata Dembo.
    Cara Mengajari Anak-Anak Bertanggung Jawab
    (Ilustrasi/pexels)

    Lacak kemajuan anak

    Untuk membantu anak lebih mudah memahami dan melakukannya, jadikan sebagai tantangan. Beri tahu anak bahwa ia akan memulai minggu dengan 5 poin. Setiap kali ia membuat alasan atau menyalahkan orang lain, ia kehilangan satu poin.

    Tempelkan bagan di kulkas atau pintu kamarnya untuk melacak kemajuannya. Jika  anak melewati minggu tanpa menghabiskan poinnya, hadiahi dengan berjalan di taman atau 30 menit tambahan waktu sebelum tidur satu malam.

    Pada awalnya anak akan kehilangan poin. Tapi ini mengingatkan anak menyadari perkataan dan perbuatannya. Bila diterapkan konsisten semakin kecil kemungkinan anak melakukannya di waktu-waktu berikutnya.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id