Menjadi Superior dengan Menyiksa Hewan!

    Kumara Anggita - 12 Mei 2020 10:59 WIB
    Menjadi Superior dengan Menyiksa Hewan!
    Ilustrasi-Pexels
    Jakarta: Walaupun hewan tak bersalah, entah mengapa banyak manusia tetap suka menyiksa mereka. Ternyata dari sudut pandang psikologis, orang tega menyiksa binatang bisa karena ingin merasa superior.

    Apa hubungannya ya? Berikut penjelasannya oleh menurut Psikolog Klinis Dewasa, Yulius Steven, M.Psi., Psikolog, dari Sahabat Karib.

    Menurutnya, orang melakukan penyiksaan hewan khususnya pada hewan domestik seperti kucing, anjing, atau kelinci karena posisi binatang-binatang tersebut lemah.

    “Kenapa dia melakukan ke binatang? Binatang itu kan memang mahluk yang mungkin tak sekuat manusia. Ini kan yang disiksa anjing, kucing, dan sebagainya. Bukan macan harimau. Binatang domestik itu ya harmless dan helpless,” ungkapnya saat dihubungi Medcom.id.

    Saat binatang itu tak berdaya di tangannya, seakan manusia itu mendapatkan kekuatan. Mereka akhirnya bisa berkuasa.

    “Ketika seseorang menyakiti binatang, seseorang itu yang melakukannya merasa lebih punya kuasa, lebih punya andil, powerfull, kenapa mereka merasa ini? Dia menargetkan pada objek yang tak berdaya. Bandingkan dia balas ini ke orang tua, tidak bisa. Konskuensi lebih tinggi,” ujarnya,

    Bisa jadi orang melakukan tindakan abusive seperti ini karena mereka juga mendapatkan perilaku abusive dari orang yang lebih kuat darinya.

    “Kenapa orang punya kecenderungan ingin powerfull? Biasanya kecenderungan itu muncul dari keluarga yang abusive, sehingga keluarga pun dia enggak punya kekuatan, tak punya impact dan sebagainya. Kemudian di teman-temannya juga ingin powerfull. Untuk mencapai rasa berkuasa itu dilampiaskan ke objek lemah yang bisa dikuasai,” jelasnya.

    Bila dibiarkan, tidak mendapatkan pendidikan yang tepat, orang semacam ini akan berlaku abusive ke manusia lainnya juga yang dianggap lebih lemah darinya.

    Bila ada orang di sekitar Anda berperilaku serupa, pastikan mereka dipantau dengan tepat. Hubungi profesional untuk membantu mengarahkannya. Jika ada orang yang bertindak seperti ini secara konsisten, sebaiknya Anda minta bantuan profesional untuk membantunya.

    “Pesannya ketika sudah ada orang yang melakukan animal abusive memang harus langsung diperiksakan, dikontrol, dipantau supaya kepribadiannya ini tak menjadi lebih ke arah personality yang antisosial. Lebih agresif. Harus lebih dididik dan dipantau lagi,” ungkapnya.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id