Stay at Home Anak Jadi Manja? Ini Alasannya

    Kumara Anggita - 01 Juni 2020 16:48 WIB
    <i>Stay</i> <i>at</i> <i>Home</i> Anak Jadi Manja? Ini Alasannya
    Selama stay at home dan work from home apakah si kecil atau anak-anak malah lebih manja? Berikut ini alasannya. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Walaupun Anda sudah menghabiskan banyak waktu dengan anak dalam masa karantina ini, entah mengapa mereka malah semakin clingy atau nempel terus dengan Anda. Kira-kira mengapa kelakuan anak jadi begini ya?

    Dilansir dari Huffpost Steven Meyers, seorang profesor psikologi di Roosevelt University di Illinois menyebutkan bahwa salah satu alasan utama mengapa anak-anak ingin nempel terus pada orang tua mereka adalah karena mereka berusaha sangat keras untuk membuat diri mereka nyaman.

    “Clinginess adalah respons naluriah terhadap ancaman dan kecemasan yang dirasakan," ungkap Mayers.

    "Dalam istilah evolusi, keturunan semua spesies lebih mungkin bertahan jika mereka tetap dekat dengan orang tua mereka untuk perlindungan ketika bahaya sudah dekat," tambah Mayers lagi.

    Mayers bilang, anak-anak ini punya kelakukan seperti ini karena dikodekan oleh biologi, dan hal itu dapat dipicu oleh tekanan dan ketidakpastian pandemi global.

    Dengan demikian, kemelekatan adalah manifestasi nyata dari upaya anak Anda untuk mengatasi semua perubahan dan ketidakpastian di dunia mereka saat ini.

    Ingatlah bahwa hanya Anda yang mereka punya sekarang

    Banyak anak-anak sangat sedih dengan semua perubahan yang mereka alami dalam beberapa bulan terakhir misalnya, mulai dari tidak ada sekolah, tidak ada teman, tidak ada kelas olahraga atau musik, tidak ada rutinitas dan sosialisasi seperti dulu. 

    Tentu, mereka bisa pakai Zoom atau apa pun platform konferensi video yang mereka pilih, tetapi itu tidak sama. 

    Sejauh ini dukungan dan perhatian langsung dari Anda sebagai orang tua adalah satu-satunya yang mereka dapatkan.

    "Banyak anak menjadi lebih melekat pada orang tua mereka karena mereka memiliki lebih sedikit jalan untuk bersosialisasi dengan orang lain," kata Meyers. 

    "Orang-orang memberi kita semua koneksi dan stimulasi, dan ada hanya beberapa pilihan ketika kita terjebak di rumah,” ujarnya.

    Jadi jangan kesal ketika anak Anda jadi lebih nempel pada Anda sebagai orang tuanya. Berikan dukungan dan sayangi mereka. Dan bantu semua tugas sekolah yang dibebankan pada mereka saat seperti ini yang banyak waktu di rumah.

    (TIN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id