Hubungan Bermasalah, Dilarang Cerita Ini ke Orang Lain

    Kumara Anggita - 18 Oktober 2019 12:11 WIB
    Hubungan Bermasalah, Dilarang Cerita Ini ke Orang Lain
    Kehidupan seks menjadi salah satu hal yang tak boleh dibicarakan ke orang lain ketika Anda sedang mengalami masalah dengan pasangan (Foto: Kaboompics)
    Jakarta: Ketika hubungan sedang tak nyaman, sangat normal bila Anda berbagi cerita pada orang yang Anda percaya. Namun karena terlalu terbawa perasaan, terkadang Anda jadi membagikan informasi-informasi yang sesungguhnya tak perlu disebarkan.

    Agar tidak ada masalah tambahan di kemudian hari, Anda perlu tahu hal detail apa yang tak perlu dibagikan ke orang terdekat dan terpercaya Anda. Berikut beberapa hal yang tak perlu dibagikan pada orang lain yang dilansir dari huffpost:

    -Tentang kehidupan seks Anda

    Kehidupan seks adalah cerita yang harusnya diketahui antara Anda dan pasangan Anda saja. Bicara tentang tentang kinerja seksual pasangan dapat merusak kepercayaan diri.

    "Tanpa persetujuan, mendiskusikan hal-hal spesifik dari kehidupan seks Anda tak semestinya dilakukan," kata Howes.

    "Informasi ini sangat pribadi dan berpotensi membuat orang jadi malu. Sehingga sebaiknya disimpan di antara Anda, pasangan, dan paling mungkin terapis," lanjutnya.

    -Info keuangan pasangan Anda

    Bila Anda pusing masalah uang, Anda boleh cerita tapi secara umum saja. Tak perlu menyebutkan angka.

    “Dengan persetujuan dari pasangan, Anda mungkin bisa cerita secara umum seperti, 'Kami mengalami masalah keuangan,' bukan spesifik jumlah uang,” kata Howes.

    Hal yang sama berlaku jika orang yang penting bagi Anda dipecat atau diberhentikan dari pekerjaan mereka. Menurut Robert, pasangan Anda harus mengontrol siapa yang menurutnya harus mendengar informasi itu.

    -Riwayat trauma pasangan Anda

    Mungkin trauma pasangan seperti pelecehan atau kekerasan membuat Anda terkejut. Sehingga Anda jadi berkeinginan untuk membagikannya pada orang yang Anda percaya. Namun perlu diingat ini adalah subjek yang sangat sensitif dan mengungkapkan informasi ini bisa membuat pasangan Anda tak percaya lagi pada Anda.

    "Cerita trauma pasangan Anda bukanlah milik Anda dan bukanlah untuk dibagikan," kata Robert.

    "Ini bisa sulit karena cerita-cerita trauma itu juga memberatkan Anda. Mungkin mereka memiliki masa lalu yang bermasalah atau masa kecil yang membebani Anda. Temukan orang yang cocok untuk mendiskusikan detail ini dengan, seperti terapis atau pelatih," lanjutnya.

    -Kesehatan fisik atau mental pasangan Anda

    Masalah kesehatan seperti tentang infertilitas, depresi, atau apa pun adalah sesuatu yang Anda tidak perlu malu. Kendati demikian, hal semacam ini harus dibagikan oleh orang yang mengalaminya. Ini bukan cerita Anda.

    "Ini adalah informasi pribadi dan kecuali jika pasangan Anda terbuka tentang hal-hal ini, Anda berkewajiban kepada mereka untuk menjaga hal-hal ini rahasia," kata Rodman.

    Sementara masalah hubungan lainnya atau perselingkuhan bisa menjadi area abu-abu.
    Untuk hal ini, Anda bisa membagikannya dengan bijaksana.

    Anda dapat memilih berbicara melalui beberapa pergumulan hubungan atau beberapa orang di lingkaran dekat Anda. Tapi yang jelas ini bukanlah pembahasan untuk seluruh grup Anda.

    "Contoh-contoh ini harus didiskusikan dengan saksama hanya dengan orang-orang yang paling Anda percaya,”kata Robert.

    -Jika dilecehkan, percayakan pada orang tercinta yang dipercaya

    Ketika segala bentuk pelecehan atau perilaku beracun ditunjukkan dalam hubungan, membuka diri terhadap teman atau keluarga mungkin sulit. Tetapi bisa menjadi vital bagi keselamatan fisik dan kesejahteraan emosional Anda.

    "Jika Anda dilecehkan, jika anak-anak Anda dilecehkan, atau jika hubungan Anda menyebabkan Anda sangat tertekan secara mental atau emosional, silakan bagikan detail ini dengan orang lain, lebih baik seorang profesional kesehatan mental," kata Howes.

    Sementara pelecehan fisik lebih jelas, ada yang namanya pelecehan emosional yag sulit dideteksi. Pelecehan emosional bisa membuat Anda termanipulasi.

    Misalnya, mereka mungkin menyalahkan Anda untuk hal-hal yang bukan kesalahan Anda sampai Anda mulai percaya bahwa mereka memang bersalah. Mereka mungkin berusaha untuk mengisolasi Anda dari teman dan keluarga Anda, dan mungkin mengkritik serta meremehkan Anda sampai pada titik di mana Anda meragukan kelayakan Anda.

    Sedangkan berbicara dengan orang yang dicintai dapat memberi Anda kejelasan yang sangat dibutuhkan. Orang yang Anda ajak cerita mungkin dapat membantu Anda mendapatkan bantuan yang memungkinkan agar Anda mampu meninggalkan hubungan dengan aman.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id