Jurus Kemenhub Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Arus Balik

    Theofilus Ifan Sucipto - 15 Mei 2021 13:36 WIB
    Jurus Kemenhub Cegah Lonjakan Covid-19 Saat Arus Balik
    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto



    Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyusun strategi mencegah lonjakan kasus covid-19 saat arus balik Idulfitri 1442 Hijriah. Salah satunya menyolidkan koordinasi antarpemangku kepentingan.

    “Tanpa kolaborasi, sulit dapat hasil yang maksimal,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam telekonferensi, Sabtu, 15 Mei 2021.

     



    Budi mengatakan pemerintah sejak awal membuat kerangka waktu mobilisasi. Yakni, masa pramudik pada 22 April hingga 5 Mei 2021, masa peniadaan mudik pada 6 hingga 17 Mei 2021, dan masa pengetatan syarat perjalanan pada 18 hingga 24 Mei 2021.

    Berikutnya, Kemenhub membuat survei ihwal masyarakat yang hendak mudik. Hasilnya, 33 persen masyarakat ingin pulang kampung bila tak ada larangan mudik. Angka itu menurun jadi 11 persen setelah diberitahu soal peniadaan mudik.

    (Baca: Jelang Arus Balik, Kemenhub Wajibkan Tes Covid-19 di 2 Wilayah)

    Jumlahnya turun jadi 7 persen atau sekitar 18 juta orang setelah pemerintah resmi melarang mudik. Namun, berdasarkan data Kemenhub sejak 22 April hingga 11 Mei 2021, hanya 1,5 juta orang yang meninggalkan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

    “Kami juga memantau dari hari ke hari apa yang terjadi di udara, laut, darat, dan kereta api serta menetapkan delapan wilayah aglomerasi yang memungkinkan pergerakan,” jelas Budi.

    Kemenhub dan pemangku kepentingan juga menggencarkan rapid test antigen kepada masyarakat yang kembali ke Jawa. Misalnya di perbatasan Sumatra dan Jawa serta perbatasan Bali dan Jawa.

    “Kami secara konsisten akan survei pergerakan dan melakukan tes antigen di beberapa tempat,” papar dia.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id