Joget 'Syantik' Kapolsek Tutu Hibur Pemudik Jalur Pantura

Nurul Hidayah - 13 Juni 2018 16:27 wib
Kapolsek Kedawung Polres Cirebon Kota, AKP Tutu Mulyana,
Kapolsek Kedawung Polres Cirebon Kota, AKP Tutu Mulyana, berjoget menghibur pemudik. (MI/Nurul Hidayah)

Cirebon: Alunan merdu lagu Lagi Syantik-Siti Badriah menggema dari pengeras suara. Tak berapa lama, AKP Tutu Mulyana, lengkap dengan pakainan dinas berjoget di depan Pos Gatur Lantas Kedawung, Cirebon, Jawa Barat. 

Sekalipun bertubuh gempal, Tutu menari lincah. Berbagai gaya tarian ditampilkannya, mulai dari jaipong hingga breakdance. Bahkan tarian polisi pengatur lalu lintas ala Tutu pun dilakukan.

Mengikuti Tutu, sejumlah siswa sekolah yang berpakaian SMA dan Pramuka turut berjoget sambil tetap mengatur lalu lintas.

Pemudik yang melintas di jalur pantura merasa terhibur. Bahkan beberapa pemudik, termasuk anak kecil, melambaikan tangan kepada Tutu. 

Dengan wajah ramah, Tutu membalas lambaian mereka. "Sudah dua hari ini joget," ungkap Tutu, Rabu 13 Juni 2018. 

Di hari kedua ini, Tutu telah berjoget mengikuti 5 lagu. Teriknya matahari di siang hari tidak menghalangi Tutu untuk tetap berjoget. Karena tujuannya untuk menghibur dan membuang jenuh pemudik di jalur pantura. 

"Dengan begitu pemudik diharapkan tidak mengantuk," kata Tutu.

Tutu Mulyana selama ini dikenal sebagai polisi ramah yang sangat senang berjoget. Saat tengah mengatur lalu lintas, akhirnya ia pun memutuskan berjoget untuk menghindari kejenuhan. 

"Saat itu sekitar 2006," ingat dia. 

Kebiasaaan berjoget itu berlanjut hingga kini, sekalipun arus mudik dan balik Lebaran berlangsung. Tutu tidak pernah merasa malu berjoget menghibur masyarakat meskipun kini telah menjabar sebagai Kapolsek Kedawung di Polres Cirebon. Tutu tetap enjoy berjoget, karena bagi Tutu tugas polisi adalah melayani masyarakat. 

Joget ala Tutu menghibur pemudik di pantura disambut baik Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy. Terlebih tujuannya baik, yaitu untuk menghibur pemudik agar tidak jenuh dan tidak stres. Mereka pun merasa terhibur. 

"Karena kapolsek ini memang hobinya joget, ya kita sambut baik," ungkap Roland. 


(LDS)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.