comscore

Menhub: 60% Pemudik Belum Kembali ke Jakarta

Fachri Audhia Hafiez - 07 Mei 2022 18:49 WIB
Menhub: 60% Pemudik Belum Kembali ke Jakarta
Ribuan kendaraan antre menuju pintu tol Cikampek Utama 2, Purwakarta, Jawa Barat. Foto: Mi/Ramdani.
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan 60 persen pemudik belum kembali ke Jakarta. Sebelumnya, riset Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat pemudik Jabodetabek mencapai 14 juta orang.

"Jumlah 60 persen yang belum kembali ini mengkhawatirkan," kata Budi melalui keterangan tertulis, Sabtu, 7 Mei 2022.
Budi mengatakan persentase itu dihitung dari pemudik yang belum melintas di jalur tol dari arah timur menuju Jakarta dan sekitarnya. Termasuk pemudik yang belum menyeberang dari Pulau Sumatra ke Pulau Jawa. 

Dia mencontohkan potensi kepadatan di pelabuhan penyeberangan ke Pulau Jawa. Pada arus mudik, terdapat 37 ribu kendaraan di Pelabuhan Penyeberangan Merak yang antre dalam sehari dan membuat kemacetan 10 kilometer (km).

"Kalau ini nanti (arus balik) lebih dari itu, katakan 45 ribu hingga 50 ribu kendaraan sehari, maka akan ada antrean dan tentu pelayanan menjadi tidak baik," ujar Budi.

Baca: Menhub Harap One Way Berjalan Mulus Memecah Kepadatan Arus Balik

Budi mengimbau agar masyarakat tak melakukan perjalanan pada puncak arus balik Minggu, 8 Mei 2022. Di samping itu, pemerintah telah memberikan izin bagi masyarakat yang bekerja untuk mengambil cuti setelah 8 Mei 2022 dan anak-anak untuk sekolah secara daring. 

"Untuk itu, kami mohon masyarakat untuk mengikuti anjuran ini agar perjalanan kembalinya bisa lebih nyaman," ucap Budi.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id