Pemerintah Didesak Larang Pergerakan Arus Balik Pemudik

    Kautsar Widya Prabowo - 22 Mei 2020 00:51 WIB
    Pemerintah Didesak Larang Pergerakan Arus Balik Pemudik
    Ilustrasi pemudik. Dok. Medcom.id
    Jakarta: Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) meminta pemerintah tegas melarang pergerakan arus balik setelah Hari Raya Idulfitri 2020. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya penyebaran virus korona (covid-19) yang semakin tidak terkontrol.

    "MTI sangat memohon pemerintah melarang arus balik dan meminta pemerintah daerah mencegah arus balik untuk mencegah ledakan penularan korona setelah lebaran," ujar Ketua Umum MTI Agus Taufik Mulyono, dalam diskusi virtual, Kamis, 21 Mei 2020.  

    Agus juga meminta agar pemerintah daerah dapat mengawasi pergerakan warganya. Warga setempat harus dipastikan mendapat jaminan sosial agar bersedia untuk tidak kembali merantau.

    "Pemerintah daerah harus memikirkan agar mereka tidak balik," tuturnya.

    Ketua MTI Jakarta Tory Darmantoro menjelaskan masayarakat kekeh mudik karena tidak dapat lagi menjadikan Ibu Kota sebagai ladang penghasilan. Pemerintah harus menginformasikan sejak dini bahwa Jabodetabek bukan pilihan untuk mencari nafkah bagi perantau.

    Baca: Rekor, 4.000 Kendaraan dari Jakarta Nekat Mudik



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id