5 Hari Pelarangan Mudik, 381 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

    Fachri Audhia Hafiez - 11 Mei 2021 13:50 WIB
    5 Hari Pelarangan Mudik, 381 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
    Ilustrasi jalan tol. ANT. PT Jasa Marga



    Jakarta: PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 381.851 kendaraan meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek). Tercatat, ratusan ribu kendaraan itu keluar selama masa pelarangan perjalanan mudik pada 6-10 Mei 2021.

    "Kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek menuju arah Timur, arah Barat, dan arah Selatan," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis, Selasa, 11 Mei 2021.

     



    Heru menyebut angka tersebut turun 33 persen dari lalu lintas (lalin) normal yakni 570.288 kendaraan. Distribusi lalin pada ketiga arah itu yakni, 34,6 persen menuju arah timur, 36,8 persen arah barat dan 28,6 persen ke arah selatan.

    Heru memerinci, menuju arah timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama terdapat 70.714 kendaraan yang meninggalkan Jakarta. Angka ini turun sebesar 44,6 persen dari lalin normal sebanyak 127.571 kendaraan.

    Kemudian, kendaraan keluar GT Kalihurip Utama mencapai 61.517. Jumlah ini turun 52,1 persen dari lalu lintas (lalin) normal sejumlah 128.473.

    (Baca: 104.370 Kendaraan Nekat Mudik Diputar Balik)

    "Sehingga total kendaraan meninggalkan Jakarta menuju arah timur adalah sebanyak 132.231 kendaraan, turun sebesar 48,4 persen dari lalin normal 256.044 kendaraan," ujar Heru.

    Kemudian, lalin dari Jakarta ke arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak turun sebesar 22,1 persen dari lalin normal sebanyak 180.433 kendaraan. Total kendaraan yang melintas melalui GT tersebut sebanyak 140.505.

    Sementara itu, jumlah kendaraan meninggalkan Jakarta ke arah Selatan melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 109.115 kendaraan. Jumlah ini turun sebesar 18,5 persen dari lalin normal sebesar 133.811 kendaraan.

    Sepanjang periode peniadaan Mudik 6-17 Mei 2021, ada sejumlah Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang dikecualikan melintas. Mereka meliputi kendaraan pelayanan distribusi logistik, keperluan kerja/dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga, ibu hamil (didampingi 1 anggota keluarga), dan kepentingan persalinan.

    Mereka juga wajib melengkapi dokumen persyaratan. Dokumen itu meliputi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan hasil negatif tes covid-19, seperti RT-PCR maksimal 3x24 jam, hasil negatif tes Rapid Antigen maks 2x24 jam, atau hasil negatif Genose C19 sebelum keberangkatan.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id