17 Kendaraan dari Jakarta Diminta Memutar Balik

    Siti Yona Hukmana - 12 Mei 2020 18:32 WIB
    17 Kendaraan dari Jakarta Diminta Memutar Balik
    Ilustrasi kendaraan diminta memutar balik/Antara/Fakhri Hermansyah
    Jakarta: Kendaraan angkutan penumpang yang terpantau ke luar Jakarta pada Operasi Ketupat Jaya 2020 terus bertambah. Sebanyak 17 ribu lebih kendaraan terjaring razia.

    "Total ada 17.022 kendaraan yang kita kenakan sanksi dengan diminta putar balik arah selama 18 hari (24 April-11 Mei)," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada Medcom.id, Selasa, 12 Mei 2020. 

    Menurutnya, ribuan kendaraan itu diminta memutar balik karena berpotensi melakukan mudik lebaran. Sanksi itu diberlakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang melarang mudik untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19).
     
    Pemudik nekat paling banyak melewati pos pengamanan (pospam) Gerbang Tol Cikarang Utama, Bekasi. Tercatat sebanyak 5.764 kendaraan terjaring razia dan diminta memutar balik.

    Pemudik juga melintas di pospam Gerbang Tol Bitung. Tercatat sebanyak 3.943 dikenakan sanksi memutar balik.

    "Terakhir di jalan-jalan arteri, hingga hari ke 18 ini ada 7.315 kendaraan yang diputarbalikkan," ujar Sambodo.

    Kendaraan yang diputarbalikkan di jalan arteri selama 18 hari yakni 2.938 kendaraan pribadi, 1.818 kendaraan umum dan 2.559 sepeda motor.

    Baca: 40 Ribu Kendaraan Ngotot Mudik Diminta Putar Balik
     
    Sambodo mengatakan, masyarakat yang ngotot mudik ini hanya dikenakan saksi dengan memutar balik kendaraan. Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) hanya dikenakan terhadap travel gelap.

    "Selama 18 hari ini sudah 202 travel ilegal kita amankan, kita kenakan UU Lalulintas dengan ancaman 2 bulan kurungan atau denda Rp500 ribu," jelas Sambodo.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id