Satgas Covid-19 Sebut Larangan Mudik Kebijakan Strategis dan Tepat

    Nur Azizah - 05 Mei 2021 10:50 WIB
    Satgas Covid-19 Sebut Larangan Mudik Kebijakan Strategis dan Tepat
    Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto



    Jakarta: Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut larangan mudik merupakan pilihan yang strategis. Kebijakan itu juga dinilai sangat tepat.

    "Kita semuanya harus mengikuti keputusan ini. Ini adalah keputusan politik negara, Kepala Negara adalah Bapak Presiden Jokowi (Joko Widodo) dan tidak boleh ada satu pun pejabat pemerintah yang berbeda narasi," tegas Doni secara virtual, Jakarta, Rabu, 5 Mei 2021.






    Berkaca dari pengalaman 2020, mudik dan libur lebaran meningkatkan kasus covid-19 hingga 93 persen. Kenaikan kasus diikuti dengan bertambahnya angka kematian.

    "Setiap habis libur panjang diikuti dengan kenaikan kasus aktif, bertambahnya jumlah pasien di rumah sakit, baik di ruang perawatan, isolasi, maupun intensive unit care (ICU)" ucapnya.

    Pada awal Januari 2021, keterpakaian tempat tidur di sejumlah rumah sakit mencapai 80 persen. Keterisian tempat tidur di beberapa provinsi ada yang mencapai 100 persen.

    "Sehingga pasien harus dibawa ke luar provinsi. Tingginya kasus menyebabkan angka kematian harian juga tinggi, lebih dari 250 kematian per hari," ujar Doni.

    Baca: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Terendah dalam Setahun Terakhir

    Doni mengatakan kondisi itu diperparah dengan banyaknya tenaga kesehatan yang menjadi korban. Pemerintah pun akhirnya memutuskan melarang mudik lebaran untuk mencegah kejadian serupa. Aturan ini berlaku sejak 6-17 Mei 2021.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id